Jumat, 15 Mei 2026

Tunggu Hasil FOMC, Siap-Siap Buy the Dip Bitcoin

Penulis : Zsazya Senorita
3 Mei 2023 | 09:30 WIB
BAGIKAN
File foto berbagai aset kripto termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin. (Foto: iStock)
File foto berbagai aset kripto termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Dogecoin. (Foto: iStock)

“Nilai aset kripto yang berhasil naik lagi akan menjadi momen tepat bagi investor untuk menjualnya kembali sebagai langkah mengelola manajemen risiko di dalam trading aset kripto,” sambung Panji.

Setelah melesat pada Maret, BTC berhasil kembali menutup April dengan positif di tengah krisis perbankan dan ketidakpastian makroekonomi. Data Coinglass menunjukkan, BTC naik 2,81% pada April. Selain itu, ETH ditutup naik sekitar 4%, terdorong peningkatan Ethereum Shanghai yang dapat respons positif.

Harga BTC bulan lalu, beberapa kali gagal menembus area resistance di US$ 31.000. Aksi profit taking setelah BTC tembus level tertinggi sejak Juni 2022 membuat pergerakan BTC pada pekan pertama Mei 2023 berpotensi terbatas.

ADVERTISEMENT

BTC bergerak melemah 1,69% di kisaran US$ 28.065 dan ETH turun tipis 0,56% di kisaran US$ 1.835 pada Selasa (2/5) pagi pukul 08.00 WIB. Investor pun menanti potensi kenaikan suku bunga The Fed dalam FOMC yang akan berlangsung 2-3 Mei 2023.

Berdasarkan analisis teknikal, Panji menghitung, pekan ini BTC berpotensi melanjutkan pelemahan jika gagal bertahan di level support terdekat US$ 27.800 dan berpotensi bergerak ke support selanjutnya US$ 26.600. Sedangkan untuk prediksi tertinggi, aset kripto ini memiliki level resistance US$ 29.175.

“Dalam beberapa hari terakhir BTC belum mampu breakout descending trendline dan saat ini juga bergerak di bawah MA-20 (pergerakan harga rata-rata 20 hari ke belakang) dan MA-50,” jelas dia.

Sedangkan ETH berpotensi melemah menuju level dynamic support MA-100 yang berada di kisaran US$ 1.725. Secara teknikal, ETH bergerak di kisaran US$ 1.835. Dalam sepekan terakhir, ETH beberapa kali gagal menembus area psikologis resistance US$ 2.000 dan saat ini bertengger di bawah MA-20 dan MA-50. Aset kripto ini memiliki resistance di level US$ 2.000.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia