Jumat, 15 Mei 2026

Reliance Sekuritas: IHSG Melemah, Ini Jajaran Saham Berpotensi Melesat!

Penulis : Indah Handayani
3 Mei 2023 | 08:51 WIB
BAGIKAN
Aktivitas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)
Aktivitas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (B-Universe Photo/Uthan AR)

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG melemah pada perdagangan Rabu (3/5/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.815-6.885. Ini jajaran saham bakal melesat hari ini, salah satunya ISAT.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG hari ini diprediksi melemah mengikuti sentimen dari bursa regional. “Mengantisipasi kebijakan dari The Fed dan para pelaku pasar masih akan merespon rilisnya laporan keungan Kuartal I-2023,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Rabu (3/5/2023).

Secara teknikal, Reliance Sekuritas mengatakan, IHSG tertahan di resistance 6.960 setelah keluar dari fase konsolidasi minor, sementara indicator stochastic membentuk death cross. Serta, merekomendasikan jajaran saham berpotensi melesat hari ini. “Jajaran saham yang memiliki potensi melesat untuk perdagangan hari ini yaitu: ISAT, LPPF, CLEO, NICL, BMRI, BIRD, JSMR,” sebut Reliance Sekuritas.

ADVERTISEMENT

IHSG diperdagangkan di zona merah pada perdagangan kemarin dan tutup melemah ke level 6.863 (-0,76%). Pelemahan IHSG ditengah rilisnya inflasi Indonesia yang kembali turun ke 4,33%, selain itu para pelaku pasar masih mencermati rilisnya laporan Kuartal I-2023 serta pelemhan IHSG juga didorong oleh emiten energi atau komoditas yang melemah.

Beberapa sector yang mengalami pelemahan diantaranya sektor energi (3,01%), sektor Kesehatan (2,10%) dan sektor perindustrian (1,90%). Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 227 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing diantaranya adalah TLKM, BBCA, BTPS.

Sementara itu dari bursa AS, ketiga index utama ditutup di zona merah dengan Pelemahan tertinggi terjadi di S&P 500 sebesar 1.16%. Pendorong pelemahan di bursa AS yang masih memperkirakan adanya kekhawatiran kembali pengetatan moneter menjelang interest rate decision pada pekan ini, serta saham perbankan melanjutkan koreksi dan juga saham energy juga melemah ditengah penurunan harga komoditas minyak.

Dari bursa Asia, pada pagi ini saat laporan ini ditulis index Kospi dari korea selatan sudah diperdagangkan di zona merah (0,47%), sementara index Nikkei 225 dari Jepang sedang merayakan libur nasional.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 26 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia