Berpotensi Masuk Indeks MSCI, CITI Pasang Target Harga Saham GOTO Rp 250
JAKARTA, Investor.id – Perbaikan signifikan laporan keuangan ditambah inklusi Indeks MSCI menjadi poin penting terhadap pergerakan harga saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ke depan.
Poin tersebut mendorong Citi Research untuk mempertahankan rekomendasi beli saham GOTO dengan target harga Rp 250. Target tersebut mengindikasikan potensi cuan hingga 129%, dibandingkan dengan harga penutupan saham GOTO, Kamis (4/5/2023), level Rp 109.
"Pergerakan harga saham GOTO didukung katalis kelanjutan pendapatan yang kuat pada kuartal II-2023 yang sudah terlihat sejak kuartal I-2023. Begitu juga dengan peluang saham ini masuk dalam indeks MSCI pada Mei 2023 ikut memberikan dukungan positif," tulis riset dari Citi Research yang dipublikasikan 27 April 2023.
Masuknya saham GOTO dalam indeks global MSCI telah ditunggu-tunggu oleh sejumlah investor dan pelaku pasar. Apalagi setelah GOTO berhasil masuk indeks global FTSE, yang membuat sahamnya sempat rally hingga menyentuh Rp 130 pada awal Maret lalu.
MSCI akan mengumumkan index review, termasuk perubahan saham yang masuk dalam portofolio, pada 11 Mei 2023 mendatang. Perubahan ini akan efektif berlaku pada 1 Juni 2023. Sama seperti FTSE, indeks Global MSCI menjadi acuan para manajer investasi dalam meramu portofolio reksa dana, Exchange Traded Fund (ETF), dan produk investasi lainnya.
Terkait performa kinerja keuangan, CITI menyebutkan, terjadi penguatan signifikan dengan pencapaian pendapatan bersih Rp 3,3 triliun pada kuartal I-2023, tumbuh 123% secara year on year. Secara kuartalan, pendapatan tersebut stagnan, dibandingkan kuartal sebelumnya karena terjadi perlambatan akibat faktor musiman awal tahun.
Tak hanya itu, perseroan berhasil mencapai margin kontribusi positif senilai Rp636 miliar untuk pertama kalinya atau berbanding terbalik dengan setahun sebelumnya masih tercatat minus Rp 2,5 triliun. Semua lini bisnis GOTO mencatatkan margin kontribusi positif, kecuali logistik yang merupakan lini bisnis baru.
"Pendorong utama marjin kontribusi yang positif adalah tingkat penerimaan yang lebih tinggi dari semua divisi, efisiensi yang lebih baik dari redundansi biaya yang diharapkan terus berlanjut, dan insentif pelanggan yang lebih rendah dan biaya iklan dan promosi yang lebih rendah," tulis Riset Citi.
Baca Juga:
Cetak Margin Kontribusi Positif, Sejumlah Analis Ini Apresiasi Kinerja GOTO Kuartal I-2023Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler






