Jumat, 15 Mei 2026

IHSG Anjlok 56 Poin Jelang Akhir Pekan, Sejumlah Saham Unggulan Ini Berguguran

Penulis : Parluhutan Situmorang
5 Mei 2023 | 16:16 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (5/5/2023), ditutup anjlok sebanyak 56,4 poin (0,82%) menjadi 6.787,6. IHSG hari ini bergerak dalam rentang 6.733,7-6.851,5 dengan nilai transaksi Rp 9,13 triliun.

Penurunan tajam IHSG hari ini terjadi setelah Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya 5,03%. Angka tersebut hanya naik tipis dari realisasi kuartal IV-2022 yang mencapai 5,02%.

Penurunan paling dalam melanda hampir seluruh sektor saham, seperti sektor industri 2,28%, sektor material dasar 2,18%, sektor energi 1,62%, sektor kesehatan 1,16%, dan sektor teknologi 1,04%. Penguatan hanya melanda saham sektor keuangan 0,22%.

ADVERTISEMENT

Meski IHSG hari ini anjlok, kelima saham berikut masih menorehkan lonjakan harga, yaitu saham PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) menguat hingga auto reject atas (ARA) dengan kenaikan Rp 56 (24,56%)  menjadi Rp 284.

Penguatan tajam juga melanda saham PT Bank Oke Indonesia Tbk (DNAR) yang naik Rp 22 (17,05%) menjadi Rp 151, PT Energy Mega Persada Tbk (ENRG) naik Rp 24 (11,11%) menjadi Rp 240, dan PT Wira Global Solusi Tbk (WGSH) naik Rp 11 (10%) menjadi Rp 121.

Kemudian, saham PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) naik Rp 42 (9,63%) menjadi Rp 478 dan PT Bank QNB Indonesia Tbk (BKSW) naik Rp 9 (9,38%) menjadi Rp 105.

Sebaliknya, pelemahan signifikan melanda beberapa saham unggulan, yaitu saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL), dan PT Astra International Tbk (ASII).

Saham MDKA terpangkas Rp 270 (6,9%) ke level Rp 3.610, DOID anjlok Rp 20 (6,3%) ke posisi Rp 294, INDY terpangkas Rp 160 (6,9%) ke level Rp 2.150, NCKL tergerus Rp 95 (6,9%) ke posisi Rp 1.270, dan ASII terjungkal Rp 450 (6,8%) ke level Rp 6.150.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia