Jumat, 15 Mei 2026

Kembangkan Menara dan Jaringan, Solusi Pratama (SUPR) Incar Pendapatan Rp 1,9 T

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
8 Mei 2023 | 04:20 WIB
BAGIKAN
 PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).
PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR).

JAKARTA, investor.id - PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) mengincar pendapatan Rp 1,9 triliun pada 2023. Untuk mencapai target tersebut, perseroan akan mengembangkan portofolio menara dan memperluas jaringan bisnis.

Direktur Utama Solusi Tunas Pratama (SUPR) Juliawati Gunawan Halim menjelaskan, perseroan akan membangun menara build-to suit (jasa sewa menara atau antena dengan membangun yang baru) secara selektif dan memberdayakan lokasi strategis.

Selain itu, Solusi Tunas Pratama akan fokus pada pengembangan bisnis kolokasi dengan belanja modal (capital expenditure/capex) dan biaya operasional yang jauh lebih rendah. "Perseroan juga akan fokus pada hubungan jangka panjang dengan pelanggan yang berkualitas," kata Juliawati di Jakarta, baru-baru ini.

ADVERTISEMENT

Menurut dia, strategi itu akan dieksekusi dengan mengoptimalkan penentuan harga untuk meningkatkan daya saing. Ini merupakan kunci untuk mendapatkan kontrak baru dan perpanjangan penyewaan. "Negosiasi sewa lahan dimulai tiga tahun sebelum berakhirnya masa sewa untuk meminimalisasi risiko penurunan menara atau penyewaan," ujar dia.

Untuk memuluskan strategi itu, kata Juliawati, perseroan menganggarkan capex berkisar Rp 500-600 miliar. Hingga kuartal I-2023, perseroan sudah merealisasikan capex Rp 100 miliar.

Dia mengakui, Solusi Tunas Pratama selalu membuka peluang akuisisi menara baru jika memungkinkan. Namun, perseroan akan lebih selektif dalam melakukanya tahun ini. "Dengan strategi itu, kami memproyeksikan pendapatan tahun ini Rp 1,8-1,9 triliun dengan laba bersih Rp 800-900 miliar," tutur dia.

Juliawati Gunawan Halim mengungkapkan, hingga kuartal I-2023, perseroan mencatatkan pendapatan Rp 459,62 miliar, turun tipis 0,85% dari periode yang sama 2022 yang mencapai Rp 463,58 miliar. Laba bersih juga tergerus 17,53% menjadi Rp 209,80 miliar.

“Perseroan tetap optimis target pendapatan dan laba tersebut hingga akhir tahun ini akan tercapai,” tegas dia.

Tahun lalu, anak usaha PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ini membukukan laba bersih tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp 936,34 miliar. Perseroan sukses berbalik untung dari rugi pada 2021 senilai Rp 68,95 miliar. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia