Jumat, 15 Mei 2026

Segar Kumala (BUAH) Usulkan Rasio Dividen 53%

Penulis : Ely Rahmawati
8 Mei 2023 | 05:15 WIB
BAGIKAN
PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH). (Foto ilustrasi: Perseroan)
PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH). (Foto ilustrasi: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH), emiten perdagangan buah–buahan pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), mengusulkan rasio dividen 53% atau Rp 14 miliar untuk tahun buku 2022. Hal ini akan dibahas dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Segar Kumala, Juni mendatang.

“Apabila usulan tersebut disetujui, perseroan akan membagikan dividen sebesar 53% dari laba bersih tahun buku 2022, yaitu Rp 14 miliar atau Rp 14 per saham” ujar Syanne, sekretaris perusahaan Segar Kumala (BUAH), dalam keterangan resmi, Minggu (7/5/2023).

Menurut dia, usulan tersebut didasarkan pada kinerja perseroan yang sangat baik pada 2022. Selain itu, usulan ini telah dikaji terlebih dahulu dan dinilai tidak memberikan dampak yang bersifat material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan maupun kelangsungan usaha perseroan.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Segar Kumala kembali berekspansi dengan meresmikan cold storage di daerah Cakung, Jakarta Timur. Sejalan dengan itu, perseroan menargetkan pendapatan naik 30% tahun ini. Ini adalah aksi korporasi kedua Segar Kumala di kuartal I-2023, setelah meresmikan cabang ke 13 di kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, 1 Maret lalu.

Peresmian cold storage ini menambah kapasitas gudang perseroan sebanyak 2.000 Ton. Hal ini diyakini dapat mendongkrak pendapatan Segar Kumala.

Direktur Utama Segar Kumala Renny Lauren mengatakan, penambahan kapasitas ini dapat berdampak signifikan ke perseroan. Sebab, Jakarta dan sekitarnya merupakan pasar terbesar Segar Kumala selama ini.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia