Jumat, 15 Mei 2026

Oversubscribed 8,25 Kali, Green Bond Pertamina Geothermal (PGEO) Diserbu Investor

Penulis : Muawwan Daelami
10 Mei 2023 | 04:40 WIB
BAGIKAN
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), untuk pertama kalinya memiliki pos pendapatan baru dari hasil perdagangan karbon.
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO), untuk pertama kalinya memiliki pos pendapatan baru dari hasil perdagangan karbon.

Merepons tingginya minat pasar terhadap pemerbitan green bond PGEO, analis pertambangan Bisman Bhaktiar memperkirakan, pembangunan berwawasan hijau ke depan menjadi tren. Ini termasuk pemanfaatan energi hijau yang kini menjadi isu global dan sudah mulai memasuki tahap transisi energi.

"Jadi, bisnis energi panas bumi punya prospek sangat baik. Selain itu, PGE adalah entitas bagian Pertamina yang cukup bisa menjadi jaminan. Jadi wajar jika green bond PGE disambut antusias oleh investor," jelas Bisman kepada Investor Daily, Selasa (9/5/2023).

Selama 2022, PGE berhasil mencatatkan lompatan laba bersih sebesar 49,67% dari US$ 83,07 juta menjadi US$ 127,34 juta pada 2022. Bahkan, dalam tiga tahun terakhir, PGE berhasil mempertahankan pertumbuhan laba bersih, yaitu 2020 sebesar US$ 72,86 juta, lalu pada 2021 naik menjadi US$ 85,07 juta, dan 2022 naik lagi menjadi US$ 127,34 juta.

Peningkatan laba bersih tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan usaha PGE dalam tiga tahun terakhir. Pendapatan PGE tahun 2022 naik menjadi US$ 386,06 juta, dibandingkan tahun 2021 US$ 368,82 juta, dan 2020 sebesar US$ 353,96 juta.

ADVERTISEMENT

Adapun liabilitas perseroan naik menjadi US$ 1,21 miliar pada 2022, dibandingkan 2021 sebesar US$ 1,16 miliar. Namun, angka tersebut masih di bawah total liabilitas tahun 2020 sebanyak US$ 1,52 miliar.

Aset PGE merangkak naik menjadi US$ 2,47 miliar pada 2022, dibandingkan tahun 2021 senilai US$ 2,39 miliar. Namun, jumlah tersebut masih di bawah tahun 2020 senilai US$ 2,55 miliar.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia