Jumat, 15 Mei 2026

Industri Otomotif  Bertumbuh Sesuai Estimasi, Saham Dharma (DRMA) Pilihan Teratas

Penulis : Parluhutan Situmorang
17 Mei 2023 | 08:52 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pameran otomotif.
Ilustrasi pameran otomotif.

JAKARTA, investor.id – Pasar industri otomotif kembali pulih dengan catatan penjualan sebanyak 341 ribu unit mobil dan penjualan sepeda motor mencapai 2,2 juta unit. Angka penjualan tersebut sudah sesuai harapan didukung libur panjang lebaran yang melanda April.

Samuel Sekuritas menyebutkan bahwa angka penjualan mobil tersebut setara dengan 34,1% dari target yang ditetakan tahun ini. Sedangkan pencapaian penjualan mobil tersebut setara dengan 37,6% dari target penjualan tahun ini.

“Kami mempertahankan target penjualan mobil dan sepeda motor tahun ini masing-masing sebanyak 1 juta unit dan 5,8 juta unit,” tulis analis Samuel Sekuritas Indoensia Ashalia Fitri dan Pebe Peresia dalam riset terbaru.

ADVERTISEMENT

Terkait penjualan kendaraan listrik, Samuel Sekuritas menyebutkan bahwa segmen itu menunjukkan lonjakan setelah pemerintah menerapkan potongan PPN dari 11% menjadi 1%. Hal ini membuat total penjualan kendaraan listrik melesat 15,5% menjadi 1.285 unit pada April 2023. Sedangkan penjualan mobil listrik Januari-April 2023 telah mencapai 3,086 unit dengan market share masih sangat kecil 0,9% dari total penjualan nasional nasional.

“Kami menilai penjualan mobil listrik nasional masih membutuhkan waktu lama untuk mencapai angka yang signfikan pada penjualan otomotif nasional. Kami memproyeksikan penjualan mobil listrik masih berada di bawah 5% tahun ini,” jelas Ashalia dan Pebe

Sedangkan penjualan mobil hybrid nasional naik signifikan 32, 4% mom mencapai 2.870 unit pada April 2023 didukung kenaikan penjualan Toyota Innova Zenix. Mobil ini menjadi market leader  dengan komposisi 68,3% dari total penjualan mobil hybrid nasional.

Peta industri otomotif tersebut mendorong Samuel Sekuritas untuk mempertahankan rekomendasi beli saham PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga Rp 7.500 dan PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Rp 1.300.

“Kami mempertahankan DRMA sebagai top pick  dengan beberapa katalis positif pendorong kinerja tahun ini, yaitu mulai berjalannya pabrik 4W baru untuk memproduksi komponen suspension member, konsolidasi perusahaan hasil akuisisi PT Trimitra Chitrahasta, dan mulai masuk ke industri mobil listrik melalui komponen dan charging station,” sebut Fitri dan Pebe.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 24 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 26 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia