Jumat, 15 Mei 2026

Waskita (WSKT) Berharap Kontrak Baru Bisa Tembus Rp 20 T

Penulis : Thresa Sandra Desfika
17 Mei 2023 | 10:55 WIB
BAGIKAN
PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Ist)
PT Waskita Karya Tbk (WSKT). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) membukukan laba kotor sebesar Rp 400 miliar pada laporan keuangan kuartal I-2023 (1Q23). Angka tersebut meningkat 21,47% year on year (yoy) di tengah kondisi COGS (cost of good sold) yang lebih rendah di mana harga bahan baku konstruksi yang kian stabil.

Perseroan juga tengah melakukan review implementasi MRA (master restructuring agreement), di mana review ini diharapkan dapat memberikan ruang bagi Waskita untuk dapat melakukan proses bisnisnya dengan lebih baik lagi. Kepastian modal kerja, pengelolaan arus kas yang lebih lancar dengan tetap mengedepankan kredibilitas dan akuntabilitas, serta penyelesaian atas segala kewajiban yang ada.

SVP Corporate Secretary Waskita Karya, Ermy Puspa Yunita menjelaskan, selain laba kotor, korporasi juga mencatat EBITDA yang positif. “EBITDA TW1 2023 tercatat sebesar Rp 660 miliar atau meningkat 101% yoy sebagai dampak meningkatnya laba kotor dan penurunan beban bunga selama triwulan pertama 2023,” ujar Ermy dalam keterangan resmi, Rabu (17/5/2023).

ADVERTISEMENT

Perseroan juga mencatatkan tingkat winning rate tender sebesar 33,33% pada TW1 2023. Hal ini menunjukkan bahwa perseroan sangat kompetitif dia ntara kompetitor lainnya. “Kami berharap pencapaian nilai kontrak baru tahun ini mencapai Rp 20 triliun,” tutur Ermy.

Selain itu, Waskita membukukan volume penjualan sebesar Rp 2,3 triliun. Pendapatan ini dari sektor jasa konstruksi yang meningkat 15% yoy dan memberikan kontribusi hingga 84% terhadap total pendapatan.

Pendapatan jalan tol dan penjualan produk pracetak meningkat sebagai refleksi dari pengoperasian jalan tol dan volume produksi di WSBP. Strategi perseroan dalam memperbaiki kinerja keuangan salah satunya meminimalisir proyek-proyek non-turnkey payment. Tercatat pada laporan kontrak baru Waskita TW1 2023 terdiri dari 97,78% non-turnkey payment.

“Dalam hal pengoperasian proyek, 43,57% kontrak baru merupakan kontrak bersama (joint venture) yang di mana memberikan lebih banyak manfaat bagi perusahaan. Terlebih yaitu meminimalisir risiko finansial dalam penerapan metode teknologi, memberdayakan kapabilitas sumber daya manusia melalui transfer knowledge, dan meningkatkan bid win rate tender,” tambah Ermy.

Sebagai informasi, sebelumnya perseroan memenangi nilai kontrak IKN sebesar Rp 4,16 triliun di tahun 2022. Sementara sejak Januari hingga Maret 2023 ini, perseroan sudah mendapatkan nilai kontrak baru (NKB) sebesar Rp 4,7 triliun atau sebesar 20% dari target NKB di tahun 2023.

Berdasarkan segmentasi proyek tersebut didominasi berasal dari proyek pemerintah sebesar 63,50%, BUMN & BUMD sebesar 22,68% dan sisanya dari entitas anak perusahaan sebesar 13,83%. Hal ini sejalan dengan target perseroan yang menargetkan pembayaran melalui monthly payment.

“Dengan monthly payment arus kas Waskita berjalan dengan lancar,” jelas Ermy.

Salah satu dari proyek yang didapat perseroan yaitu proyek di luar negeri, proyek pembangunan Bandara Suai dan Jalan Sakato-Noefafan yang rampung pada 2020.

“Setelah itu Waskita juga memperoleh proyek pekerjaan Bandara Internasional President Nicolau Lobato yang ada di Timor Leste dengan total nilai kontrak Rp 1,1 triliun. Dan tahun 2022 Waskita kembali dipercaya Pemerintah Timor Leste untuk mengerjakan proyek Jalan Noefefan-Oenuno di Oé-Cusse, Timor Leste senilai 22,1 juta dolar AS atau setara dengan Rp 322 milliar,” tutup Ermy.

Perseroan berkomitmen untuk menyelesaikan proyek-proyek yang sedang dikerjakan dengan tepat waktu dan selalu menjunjung tinggi quality, health, safety and environment (QHSE).

Perseroan juga bertekad untuk menjadi kontraktor terkemuka dengan pengembangan ESG yang maju dengan membangun ekosistem yang berkelanjutan dengan kualitas tinggi, prudent serta melalui implementasi QSHE yang ketat.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia