Jumat, 15 Mei 2026

Saham Ini Mejengnya di Papan Akselerasi, tapi Harganya Ngeri!

Penulis : Thresa Sandra Desfika
22 Mei 2023 | 11:35 WIB
BAGIKAN
Patung Banteng Wulung yang menjadi ikon Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (Ilustrasi/B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Patung Banteng Wulung yang menjadi ikon Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (Ilustrasi/B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - Saham PT Pelita Teknologi Global Tbk (CHIP) menyentuh Rp 1.650 atau naik 10% membentur batas auto reject atas (ARA) pada perdagangan sesi I, Senin (22/5/2023). Level tersebut tetap bertahap selama dipantau hingga pukul 11.20 WIB.

Sepanjang pekan lalu (15-19 Mei), CHIP beruntun mengalami ARA. Sedangkan di pekan sebelumnya (8-12 Mei), saham ini berjilid-jilid auto reject bawah (ARB).

Pelita Teknologi Global baru mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Februari 2023. Perseroan sebelumnya menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas 200 juta saham atau 24,81%. Harga IPO dibanderol Rp 160 per saham. Sehingga CHIP telah melesat 931,25% dari harga perdana.

Di bursa, saham CHIP dicatatkan di papan akselerasi. Asal tahu saja, salah satu ketentuan dari perdagangan efek di papan akselerasi adalah harga terendah saham yang bisa diperdagangkan di pasar reguler dan pasar tunai sebesar Rp 1.

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, saham-saham tersebut akan terkena auto rejection apabila harga penawaran jual dan permintaan beli saham lebih dari Rp 1 untuk harga dengan rentang Rp 1-10 per saham. Sementara itu, untuk saham dengan harga di atas Rp 10, maka akan terkena auto rejection apabila harganya naik atau turun lebih dari 10%.

Dalam website resmi BEI dijelasksan bahwa papan akselerasi adalah papan pencatatan yang disediakan untuk mencatatkan saham dari emiten dengan aset skala kecil atau emiten dengan aset skala menengah.

Per 22 Mei siang, terpantau terdapat 33 emiten yang sahamnya tercatat di papan akselerasi BEI. Namun, hanya CHIP yang harganya tembus lebih dari Rp 1.000. Sementara 19 emiten harga sahamnya berada di bawah Rp 100.

Pemegang Saham

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 21 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia