Jumat, 15 Mei 2026

Duh! Usai Ditinggal Saratoga (SRTG), Emiten Baru IPO Ini Turun Papan

Penulis : Thresa Sandra Desfika
25 Mei 2023 | 07:35 WIB
BAGIKAN
Primaya Hospital yang dikelola PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY). Ilustrasi/Ist
Primaya Hospital yang dikelola PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY). Ilustrasi/Ist

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan daftar perusahaan tercatat atau emiten yang mengalami perpindahan papan pencatatan. Terdapat 3 emiten yang pindah papan pencatatannya dari papan utama ke papan pengembangan.

“Bursa berwenang untuk melakukan penilaian atas pemenuhan persyaratan dan perpindahan papan yang dilakukan setiap bulan Mei dan November. Dengan demikian mengumumkan daftar perusahaan tercatat yang mengalami perpindahan papan sebagai berikut,” jelas pengumuman BEI tertanggal 24 Mei 2023.

BEI memindahkan pencatatan saham 3 emiten dari papan utama ke papan pengembangan, yakni PT Hero Supermarket Tbk (HERO), PT City Retail Development Tbk (NIRO), dan PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY).

ADVERTISEMENT

“Perubahan penempatan papan pencatatan tersebut berlaku sejak tanggal 31 Mei 2023 sepanjang tidak ada hal tertentu yang mempengaruhi keputusan perpindahan papan sesuai dengan peraturan bursa,” sambung pengumuman BEI.

Sebagai informasi, papan utama diperuntukkan bagi emiten yang merupakan perusahaan besar dan telah memiliki rekam jejak keuangan yang baik. Sedangkan papan pengembangan diperuntukkan bagi perusahaan yang belum dapat memenuhi persyaratan pencatatan papan utama dan belum membukukan laba bersih.

Sementara itu, PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) atau pengelola Primaya Hospital baru mencatatkan sahamnya di BEI pada 8 November 2022. Kala itu, saham PRAY dicatatkan di papan utama.

Dilepas Saratoga

PRAY sebelumnya menggelar penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas 302.222.300 saham ke publik di harga Rp 900 per saham. PRAY kala itu termasuk dalam portofolio PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), emiten milik Edwin Soeryadjaya dan Sandiaga Uno.

Namun kemudian, Saratoga melepas seluruh kepemilikannya atas saham Famon Awal Bros Sedaya. Hal tersebut diketahui dari keterbukaan informasi PRAY dalam menjawab permintaan penjelasan BEI. Disebutkan bahwa pada 27 Februari 2023, SRTG melakukan pelepasan 425.440.660 saham PRAY.

Direktur PRAY Leona Agustine Karnali sempat menjelaskan, sebelum transaksi itu, Saratoga memiliki 425.440.660 saham. Dan sesudah transaksi, tidak lagi memiliki saham PRAY.

“Berdasarkan konfirmasi yang kami dapatkan dari SIS (Saratoga Investama Sedaya), pelepasan saham tersebut dilakukan untuk mendapatkan keuntungan (gain) dari investasi SIS yang sudah dilakukan di perseroan,” papar Leona dalam keterbukaan informasi Maret lalu.

“Pada saat ini, SIS tidak lagi memiliki saham di perseroan,” lanjutnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia