Jumat, 15 Mei 2026

PTBA Siap Gelar RUPS Bahas Dividen, Pemodal ‘Misterius’ & Perwakilan UNTR Hadir?

Penulis : Thresa Sandra Desfika
25 Mei 2023 | 14:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi kegiatan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Foto: Perseroan
Ilustrasi kegiatan PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Foto: Perseroan

JAKARTA, investor.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) akan menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) tahun buku 2022 pada 15 Juni 2023. Rapat rencananya diadakan di Hotel Borobudur, Jakarta mulai pukul 16.00 WIB-selesai.

“PT Bukit Asam Tbk berkedudukan di Tanjung Enim, Sumatra Selatan, dengan ini mengundang para pemegang saham perseroan untuk menghadiri RUPST tahun buku 2022,” jelas direksi PTBA dalam pemanggilan RUPST pada keterbukaan informasi dikutip Kamis (25/5/2023).

Salah satu mata acara rapat adalah penetapan penggunaan laba bersih, termasuk pembagian dividen untuk tahun buku 2022. Selain itu terdapat mata acara persetujuan perubahan susunan pengurus perseroan.

ADVERTISEMENT

Sebagai informasi, pada tahun 2022, Bukit Asam berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 12,6 triliun atau 159% dari tahun sebelumnya yang senilai Rp 7,9 triliun.

Di sisi lain, nama pemodal atau investor ‘misterius’ Haiyanto tiba-tiba muncul dan tercatat sebagai pemegang saham kedua terbesar dari PT Bukit Asam Tbk (PTBA). Per 30 April 2023, Haiyanto menggenggam 248.829.900 saham PTBA atau 2,16%.

Posisinya di nomor 2 pemegang saham terbesar PTBA setelah PT Mineral Industri Indonesia (Persero) alias MIND ID di peringkat pertama dengan kepemilikan 7.595.650.695 saham atau 65,93%. Namun, tak ada keterangan lebih lanjut siapa sebenarnya Haiyanto. Saat berita ini ditulis, harga PTBA Rp 3.030. Dengan asumsi itu, maka nilai kepemilikan Haiyanto sekitar Rp 753,95 miliar.

Selain itu, dalam daftar top 20 pemegang saham PTBA per akhir April 2023, terdapat juga nama anak usaha PT United Tractors Tbk (UNTR), yakni PT Pamapersada Nusantara di posisi 11. Kepemilikannya 45 juta saham atau hampir 0,4%.

Dalam laporan keuangan 2022, United Tractors memang mencatatkan kepemilikan atas saham PTBA. Dalam laporan itu dijelaskan bahwa investasi jangka panjang merupakan investasi di saham. Salah satunya di saham yang diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), yaitu saham PTBA sebanyak 0,4%. Jumlah tak berubah, sama seperti periode 2021.

Namun untuk saldo investasi di PTBA per 31 Desember 2022 nilainya jadi Rp 166,05 miliar. Sementara pada 2021, tercatat Rp 121,95 miliar. Artinya ada peningkatan nilai Rp 44,1 miliar di 2022.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 3 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 3 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 4 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 4 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 5 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 5 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia