Tembus Pasar AS, Emiten Makanan Ringan (TAYS) Pacu Pasar Ekspor
JAKARTA, investor.id - Emiten makanan ringan, PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS), komitmen akan fokus melakukan ekspansi ke pasar ekspor.
CEO Tays Bakers, Alexander Anwar, menyampaikan, pencapaian ekspor terbaru perusahaan adalah masuknya produk stick wafer Wasuka ke semua gerai Miniso USA dan 9to9 stores yang ada di wilayah West Coast, Amerika Serikat.
“Selain ekspor, TAYS akan terus memperkuat dan mengembangkan jalur distribusi penjualan dan meningkatkan proses pengelolaan perusahaan, termasuk proses produksi ke tingkat yang lebih efisien,” papar Alexander Anwar usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu, (24/5 2023).
Dalam RUPST tersebut, Manajemen TAYS juga memaparkan perkembangan kinerja perseroan kepada pemegang saham, di mana perseroan berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 7,73 miliar sepanjang tahun 2022. “Ini menjadi kinerja terbaik perusahaan selama berdiri lebih dari 20 tahun,” papar Anwar.
RUPST mengesahkan laporan keuangan perseroan 2022 dan rencana penggunaan laba untuk tahun 2023, yaitu untuk kebutuhan operasional dan pengembangan perusahaan. Adapun rencana penggunaan capex adalah untuk pembangunan pabrik baru perusahaan di Sumedang serta pembelian mesin produksi.
Dalam 3 tahun terakhir, Tays Bakers terus mengalami pertumbuhan pendapatan yang konsisten, yaitu dari Rp308,3 miliar pada 2020, Rp315,9 miliar di 2021 hingga Rp332.02 miliar di tahun 2022.
Pertumbuhan TAYS juga dapat dilihat dari peningkatan laba bersih tahun berjalan naik dari 56,67% di 2021 dibanding 2020 dan hingga kini pada angka pertumbuhan 57,44% di 2022 dibanding 2021.
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler

