Kamis, 14 Mei 2026

Tembus Pasar AS, Emiten Makanan Ringan (TAYS) Pacu Pasar Ekspor

Penulis : Mashud Toarik
25 Mei 2023 | 14:47 WIB
BAGIKAN
Komisaris Independen Tays Bakers Djoni Tatan, CEO Tays Bakers Alexander Anwar dan COO Tays Bakers Andrew Sanusi pada RUPS Tahunan PT Jaya Swarasa Agung, Tbk pada Rabu, 24 Mei 2023.
Komisaris Independen Tays Bakers Djoni Tatan, CEO Tays Bakers Alexander Anwar dan COO Tays Bakers Andrew Sanusi pada RUPS Tahunan PT Jaya Swarasa Agung, Tbk pada Rabu, 24 Mei 2023.

JAKARTA, investor.id - Emiten makanan ringan, PT Jaya Swarasa Agung Tbk atau Tays Bakers (TAYS), komitmen akan fokus melakukan ekspansi ke pasar ekspor.

CEO Tays Bakers, Alexander Anwar, menyampaikan, pencapaian ekspor terbaru perusahaan adalah masuknya produk stick wafer Wasuka ke semua gerai Miniso USA dan 9to9 stores yang ada di wilayah West Coast, Amerika Serikat.

“Selain ekspor, TAYS akan terus memperkuat dan mengembangkan jalur distribusi penjualan dan meningkatkan proses pengelolaan perusahaan, termasuk proses produksi ke tingkat yang lebih efisien,” papar Alexander Anwar usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu, (24/5 2023).

ADVERTISEMENT

Dalam RUPST tersebut, Manajemen TAYS juga memaparkan perkembangan kinerja perseroan kepada pemegang saham, di mana perseroan berhasil meraih laba bersih sebesar Rp 7,73 miliar sepanjang tahun 2022. “Ini menjadi kinerja terbaik perusahaan selama berdiri lebih dari 20 tahun,” papar Anwar.

RUPST mengesahkan laporan keuangan perseroan 2022 dan rencana penggunaan laba untuk tahun 2023, yaitu untuk kebutuhan operasional dan pengembangan perusahaan. Adapun rencana penggunaan capex adalah untuk pembangunan pabrik baru perusahaan di Sumedang serta pembelian mesin produksi.

Dalam 3 tahun terakhir, Tays Bakers terus mengalami pertumbuhan pendapatan yang konsisten, yaitu dari Rp308,3 miliar pada 2020, Rp315,9 miliar di 2021 hingga Rp332.02 miliar di tahun 2022.

Pertumbuhan TAYS juga dapat dilihat dari peningkatan laba bersih tahun berjalan naik dari 56,67% di 2021 dibanding 2020 dan hingga kini pada angka pertumbuhan 57,44% di 2022 dibanding 2021.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


National 1 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 1 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 1 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 2 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 2 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 3 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia