Jumat, 2 Juni 2023

Bersiap IPO Saham, VKTR akan Dongkrak Volume Produksi Jadi 3.000 Bus Listrik per Tahun

Zsazya Senorita
26 Mei 2023 | 17:58 WIB
BAGIKAN
Bekerja sama dengan BYD Auto, VKTR telah mengembangkan bus listrik yang dirancang untuk kinerja optimal untuk melayani jaringan Bus Rapid Transit (BRT) terpanjang di dunia, Transjakarta. (Foto ilustrasi: Perseroan)
Bekerja sama dengan BYD Auto, VKTR telah mengembangkan bus listrik yang dirancang untuk kinerja optimal untuk melayani jaringan Bus Rapid Transit (BRT) terpanjang di dunia, Transjakarta. (Foto ilustrasi: Perseroan)

JAKARTA, Investor.id –  PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk menargetkan kenaikan kapasitas perakitan bus listrik dari 500 unit menjadi 3.000 unit per tahun. Penambahan dilaksanakan setelah perseroan menuntaskan penawaran umum perdana (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama VKTR Gilarsi W Setijono mengatakan, perseroan akan mengalokasikan sebanyak 39,93% dari dana IPO saham dengan target Rp 1,13 triliun untuk belanja modal peningkatan kapasitas perakibat  kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Gilarsi menambahkan, perseroan berkomitmen mengembangkan fasilitas perakitan menjadi lini manufaktur handal bagi KBLBB bus dan truk. Saat ini, perusahaan yang akan menggunakan kode saham VKTR itu telah mulai menggunakan fasilitas KBLBB untuk unit bus di Tri Sakti, Jawa Tengah, dengan kapasitas perakitan 500 unit per tahun.

Advertisement

“Dengan demikian, diharapkan perseroan akan dapat memenuhi ketentuan TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) yang ditetapkan pemerintah, dan menjadi produk nasional yang dapat kita banggakan bersama,” sambung dia, Jumat (26/5/2023).

Komisaris Utama VKTR sekaligus Direktur Utama Bakrie & Brothers Anindya Novyan Bakrie meyakini, prospek bisnis pengembangan ekosistem kendaraan listrik terbilang besar. Hal ini didukung perubahan besar industri kendaraan global yang bertransisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan. 

Sejalan dengan itu, melalui Perpres Nomor 55 Tahun 2019, pemerintah berkomitmen melakukan percepatan terbentuknya ekosistem KBLBB untuk transportasi jalan di Indonesia.

“VKTR akan fokus mengembangkan bisnis KBLBB di segmen kendaraan komersial seperti bus dan truk. Berdasarkan data, kebutuhan bus di Jakarta saja mencapai lebih dari 10.000 unit hingga 2030. Jika menghitung potensi seluruh Indonesia, maka 10.000 unit dapat menjadi 20 kali lipat lebih besar,” ujar Anindya dalam keterangan resminya.

Editor: Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Dapatkan info hot pilihan seputar ekonomi, keuangan, dan pasar modal dengan bergabung di channel Telegram "Official Investor.ID". Lebih praktis, cepat, dan interaktif. Caranya klik link https://t.me/+ijaEXDjGdL1lZTE1, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 39 menit yang lalu

Lyodra Ginting Tampil di AGI Jakarta International Circuit Ancol

Lagu-lagu yang dibawakan Lyodra tergolong popular, antara lain Pesan Terakhir, dan Sabda Rindu,.
Market 5 jam yang lalu

Kobexindo (KOBX) Cetak Kenaikan Laba Bersih 12,2%

Kobexindo Tractors (KOBX) membukukan pertumbuhan laba bersih 12,24% menjadi Rp 63,46 miliar pada kuartal I-2023.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Saat Buku Jadi Objek Rekreasi, Ada BBW 2023

Tahun 2023, BBW akan tur ke 6 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Balikpapan, dan kota ke-6 akan menjadi kejutan.
Business 6 jam yang lalu

TCL Perkuat Posisi Hadirkan Perangkat Rumah Tangga Berteknologi Cerdas

Merek elektronik TCL memperkenalkan produk-produk TCL terbaru yang akan hadir di tahun 2023. Produk terbaru tersebut akan memperkuat posisi TCL sebagai penyedia perangkat rumah tangga berteknologi cerdas.
Market 6 jam yang lalu

Program Klinik Apung Kimia Farma Raih CSR Awards 2023

Kimia Farma berhasil meraih penghargaan B-Universe CSR Awards 2023 kategori Healthcare & Consumer lewat program Klinik Apung Kimia Farma.

Tag Terpopuler


Copyright © 2023 Investor.id