Jumat, 15 Mei 2026

Bersiap IPO Saham, VKTR akan Dongkrak Volume Produksi Jadi 3.000 Bus Listrik per Tahun

Penulis : Zsazya Senorita
26 Mei 2023 | 17:58 WIB
BAGIKAN
Bekerja sama dengan BYD Auto, VKTR telah mengembangkan bus listrik yang dirancang untuk kinerja optimal untuk melayani jaringan Bus Rapid Transit (BRT) terpanjang di dunia, Transjakarta. (Foto ilustrasi: Perseroan)
Bekerja sama dengan BYD Auto, VKTR telah mengembangkan bus listrik yang dirancang untuk kinerja optimal untuk melayani jaringan Bus Rapid Transit (BRT) terpanjang di dunia, Transjakarta. (Foto ilustrasi: Perseroan)

JAKARTA, Investor.id –  PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk menargetkan kenaikan kapasitas perakitan bus listrik dari 500 unit menjadi 3.000 unit per tahun. Penambahan dilaksanakan setelah perseroan menuntaskan penawaran umum perdana (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Direktur Utama VKTR Gilarsi W Setijono mengatakan, perseroan akan mengalokasikan sebanyak 39,93% dari dana IPO saham dengan target Rp 1,13 triliun untuk belanja modal peningkatan kapasitas perakibat  kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB).

Gilarsi menambahkan, perseroan berkomitmen mengembangkan fasilitas perakitan menjadi lini manufaktur handal bagi KBLBB bus dan truk. Saat ini, perusahaan yang akan menggunakan kode saham VKTR itu telah mulai menggunakan fasilitas KBLBB untuk unit bus di Tri Sakti, Jawa Tengah, dengan kapasitas perakitan 500 unit per tahun.

ADVERTISEMENT

“Dengan demikian, diharapkan perseroan akan dapat memenuhi ketentuan TKDN (tingkat kandungan dalam negeri) yang ditetapkan pemerintah, dan menjadi produk nasional yang dapat kita banggakan bersama,” sambung dia, Jumat (26/5/2023).

Komisaris Utama VKTR sekaligus Direktur Utama Bakrie & Brothers Anindya Novyan Bakrie meyakini, prospek bisnis pengembangan ekosistem kendaraan listrik terbilang besar. Hal ini didukung perubahan besar industri kendaraan global yang bertransisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan. 

Sejalan dengan itu, melalui Perpres Nomor 55 Tahun 2019, pemerintah berkomitmen melakukan percepatan terbentuknya ekosistem KBLBB untuk transportasi jalan di Indonesia.

“VKTR akan fokus mengembangkan bisnis KBLBB di segmen kendaraan komersial seperti bus dan truk. Berdasarkan data, kebutuhan bus di Jakarta saja mencapai lebih dari 10.000 unit hingga 2030. Jika menghitung potensi seluruh Indonesia, maka 10.000 unit dapat menjadi 20 kali lipat lebih besar,” ujar Anindya dalam keterangan resminya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 19 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia