Jumat, 15 Mei 2026

Mitrabara (MBAP) Rilis Detail Dividen, Per Sahamnya Segini

Penulis : Thresa Sandra Desfika
26 Mei 2023 | 18:35 WIB
BAGIKAN
PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP). (Foto: Perseroan)
PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP) akan membagikan dividen senilai Rp 1,18 triliun atau Rp 963 per saham.

Dalam keterbukaan informasi perseroan disebutkan bahwa cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 5 Juni 2023. Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi di 6 Juni. Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen pada 7 Juni. Dan, tanggal pembayaran dividen 13 Juni.

Sebelumnya, rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) Mitrabara Adiperdana menetapkan dividen sebesar Rp 1,18 triliun untuk tahun buku 2022. Pemegang saham juga menyetujui penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2022, termasuk memberikan ratifikasi atas pembagian dividen interim yang telah dilaksanakan pada 15 Oktober 2022.

ADVERTISEMENT

“Termasuk persetujuan atas rencana pembagian dividen tunai untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2022, dimana perseroan selanjutnya akan melakukan pembagian dividen tunai sekitar Rp 1,18 triliun kepada seluruh pemegang saham perseroan,” kata Direktur Utama Mitrabara Adiperdana Khoirudin, usai RUPST di Jakarta, Rabu (24/5/2023).

Pemegang saham MBAP per 30 April adalah PT Wahana Sentosa Cemerlang 60%, PT Wahana Batubara Indonesia 30%, dan masyarakat 10%.

Pemilik manfaat akhir dari kepemilikan saham MBAP, yakni Ghan Djoe Hiang. Dalam daftar 50 orang terkaya 2022 dari Forbes, Ghan Djoe Hiang berada di peringkat 41 dengan kekayaan bersih US$ 1,07 miliar.

Melansir Forbes, Ghan Djoe Hiang berusia 79 tahun adalah istri mendiang taipan Indonesia Athanasius Tossin Suharya, pendiri grup Baramulti yang bergerak di bidang pertambangan dan perdagangan batu bara. Suharya meninggal pada tahun 2020 di usia 77 tahun.

Suharya memulai grup pada tahun 1971 dengan mendirikan PT Ensicon Indonesia, kontraktor umum, dan melakukan diversifikasi ke perdagangan batu bara pada tahun 1988. Baramulti Group saat ini memiliki 11 konsesi batu bara di Kalimantan dan Sumatra.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 27 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia