Jumat, 15 Mei 2026

Minyak Menguat Terdorong Dua Sentimen Positif Ini

Penulis : Indah Handayani
27 Mei 2023 | 08:00 WIB
BAGIKAN
ilustrasi  harga minyak
Sumber: Antara
ilustrasi harga minyak Sumber: Antara

NEW YORK, investor.id - Harga minyak mentah berjangka naik pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), didorong optimisme atas permintaan minyak selama akhir pekan Memorial Day dan para pejabat tampaknya hampir mencapai kesepakatan dalam pembicaraan plafon utang di Amerika Serikat.

Dikutip dari Antara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli terangkat 84 sen (1,17%) menjadi menetap pada US$ 72,67 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli, bertambah 69 sen (0,90%) menjadi ditutup pada US$ 76,95 per barel di London ICE Futures Exchange.

ADVERTISEMENT

Secara mingguan, kedua harga acuan membukukan kenaikan minggu kedua dengan Brent meningkat 1,7%, sementara WTI naik 1,6%.

Amerika Serikat akan memiliki sebanyak 42,3 juta orang bepergian pada akhir pekan Memorial Day mendatang, menandai yang tersibuk ketiga sejak tahun 2000, menurut American Automobile Association.

Sementara itu, pedagang tetap optimis pada pembicaraan plafon utang AS menjelang tenggat waktu. Namun, pasar tetap berhati-hati karena pembicaraan utang mungkin berlarut-larut dan ada kekhawatiran baru tentang kenaikan suku bunga Federal Reserve bulan depan akan mengekang permintaan setelah data belanja konsumen AS dan data inflasi yang kuat.

Minyak WTI rebound karena laporan menunjukkan bahwa Partai Demokrat dan Republik akan segera mencapai konsensus pada kesepakatan plafon utang, catat Vladimir Zernov, analis pemasok informasi pasar FX Empire.

Meskipun ada kemungkinan negosiator akan mencapai kesepakatan pada Jumat (26/5/2023) untuk menaikkan plafon utang pemerintah AS sebesar US$ 31,4 triliun, pembicaraan dapat dengan mudah berlanjut hingga akhir pekan, kata seorang pejabat pemerintahan Biden.

Amerika Serikat memiliki 570 rig pengeboran minyak aktif minggu ini, lima rig lebih sedikit dari minggu sebelumnya, menurut data yang dikeluarkan oleh perusahaan jasa minyak Baker Hughes pada Jumat (26/5/2023).

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 17 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia