Jumat, 15 Mei 2026

Januari-Mei, 17 Perusahaan Gelar Right Issue Rp 22,8 Triliun

Penulis : Indah Handayani
30 Mei 2023 | 05:00 WIB
BAGIKAN
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Pekerja melintasi layar pergerakan saham di gedung BEI, Jakarta. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, per 29 Mei 2023, terdapat 17 Perusahaan menggelar right issue dengan nilai penggalangan dana atau fundraised sebesar Rp 22,8 triliun. Angka tersebut terus meningkat dalam tiga tahun terakhir.

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan, berdasarkan data kami, pada periode Januari-Mei 2021 terdapat 9 perusahaan tercatat yang melaksanakan right issue dengan nilai fundraised mencapai Rp 4,5 Triliun.

Sedangkan pada periode Januari-Mei 2022, Nyoman Yetna menyebut terdapat 13 perusahaan tercatat yang melaksanakan right issue dengan nilai fundraised mencapai Rp14,3 Triliun, dan per 29 Mei 2023, terdapat 17 Perusahaan dengan nilai penggalangan dana atau fundraised sebesar Rp 22,8 triliun.

ADVERTISEMENT
Januari-Mei, 17 Perusahaan Gelar Right Issue Rp 22,8 Triliun
Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia I Gede Nyoman Yetna. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

“Hal ini menunjukkan tren kenaikan dalam tiga tahun terakhir baik dari sisi jumlah perusahaan yang melakukan rights issue maupun nilai dana yang dihimpun,” ungkapnya, Senin (29/5/2023).

Nyoman Yetna menyebut angka tersebut masih bakal bertambah sepanjang 2023. Seiring dengan masih banyaknya jumlah perusahaan yang tengah antri menggalang dana di pasar modal. Hal ini terlihat dari data pipeline penggalangan dana lewat right issue BEI yang masih terdapat 25 perusahaan tercatat.

Dengan rincian sektor adalah masing-masing satu perusahaan barang baku dan sektor transportasi & logistic, masing-masing tujuh perusahaan sektor konsumen non primer dan sektor keuangan. “Ditambah lagi, empat perusahaan sektor konsumen primer dan lima perusahaan sektor energi,” tutup Nyoman Yetna.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 9 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 19 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia