Jumat, 15 Mei 2026

Penjualan Otomotif Melesat, Target Harga Astra Otoparts (AUTO) Direvisi Naik

Penulis : Parluhutan Situmorang
30 Mei 2023 | 13:57 WIB
BAGIKAN
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) akan membagikan dividen interim. (Ilustrasi/Perseroan)
PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) akan membagikan dividen interim. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id – Target harga saham PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) direvisi naik dari Rp 2.200 menjadi Rp 2.510 dengan rekomendasi beli. Revisi naik target harga ini didukung ekspektasi lonjakan penjualan otomotif yang berimbas terhadap peningkatan pendapatan perseroan.

Menurut RHB Sekuritas, kenaikan target harga saham juga mempertimbangkan revisi naik proyeksi kinerja keuangan Astra Otoparts. Proyeksi laba bersih tahun ini direvisi naik dari Rp 1,33 triliun menjadi Rp 1,5 triliun. Begitu juga dengan proyeksi pendapatan direvisi naik dari Rp 21,88 triliun menjadi Rp 22,36 triliun.

RHB Sekuritas juga revisi naik target margin keuntungan bersih (net margin) Astra Otoparts dari 6,1% menjadi 6,7%. Sedangkan gross margin direvisi naik dari Rp 14,6% menjadi 14,7%.

ADVERTISEMENT

“Prospek penjualan otomotif tetap optimistis dengan penjualan sepeda motor diprediksi naik menjadi 6 juta unit tahun ini, dibandingkan perkiraan semula 5,4-5,6 juta unit. Sedangkan peluncuran mobil Avanza baru akan menjadi katalis terhadap kenaikan penjualan mobil grup Astra,” tulis analis RHB Sekuritas Andrey Wijaya dalam risetnya.

Peningkatan penjualan otomotif, menurut dia, juga didukung pasokan semikonduktor yang diprediksi mencukupi tahun ini, setelah industri otomotif sempat kewalahan memproduksi mobil akibat kekurangan pasokan semikonduktor tahun lalu.

Selain faktor tersebut, kehadiran produk baru akan menjadi dukungan positif bagi emiten berkode saham AUTO tersebut. Sebagaimana diketahui bakal diluncurkan New Avanza hyrid dalam waktu dekat. Produk baru ini akan berimbas positif terhadap penjualan suku cadang yang diproduksi perseroan.

“Kami memprediksi kehadiran modal New Avanza akan membawa imbas besar terhadap penjualan suku cadang Astra Otopart. Dampaknya lebih besar dibandingkan dengan kehadiran Innova terbaru,” jelas Andrey.

Selain faktor tersebut, AUTO merupakan perusahaan dengan kas internal kuat, sehingga memungkinkan perseroan dengan mudah ekspansi bisnis. Hingga kuartal I-2023, kas bersih mencapai Rp 2 triliun.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 20 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 22 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia