Jumat, 15 Mei 2026

Metrodata Electronics (MTDL) Incar Kenaikan Laba Bersih 8%

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
31 Mei 2023 | 04:20 WIB
BAGIKAN
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL). (Ilustrasi/Ist)
PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL). (Ilustrasi/Ist)

JAKARTA, investor.id - Optimistis lanjutkan kinerja positif, PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) incar kenaikan pendapatan dan juga laba bersih sebesar 8% pada tahun ini. Target itu akan didorong oleh sektor bisnis solusi dan konsultasi digital serta distribusi.

Sebagai informasi, Pada 2022, MTDL mencatatkan pendapatan sebesar Rp 20,9 triliun yang merupakan pendapatan tertinggi sepanjang sejarah Perseroan. Pendapatan 2022 tersebut tumbuh 13,4% YoY. Dari pendapatan tersebut, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp 580,5 miliar meningkat 14,1% dari 2021.

Presiden Direktur Metrodata Electronics (MTDL) Susanto Djaja menjelaskan, pertumbuhan pendapatan akan dicapai oleh sektor solusi dan konsultasi digital, serta distribusi. Salah satu fokus utama dari tiga sektor itu yakni pengembangan layanan cloud based solutions.

ADVERTISEMENT
Metrodata Electronics (MTDL) Incar Kenaikan Laba Bersih 8%
Rapat umum pemegang saham memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 178,1 miliar kepada pemegang saham. B-Universe Photo/Mohammad Defrizal

“Kami melihat saat ini para korporasi yang melakukan transformasi digital sangat memerlukan cost efficiency, dengan begitu potensi pertumbuhan implementasi cloud based diperkirakan akan meningkat pada tahun ini,” jelas dia dalam paparan publik virtual, Selasa (30/5/23).

Dengan alasan itu, Susanto menilai prospek bisnis solusi dan konsultasi digital pada tahun 2023 akan bertumbuh. Disisi lain, MTDL melihat fenomena serangan siber yang semakin mendunia sebagai suatu tantangan untuk menyediakan solusi TIK yang inovatif dan relevan dengan perkembangan transformasi teknologi saat ini antara lain seperti IT Security.

“Perseroan juga mengambil langkah-langkah adaptif dalam menanggapi kebutuhan solusi TIK seperti menyediakan Cloud Hyperscaler (Azure, AWS, Google Cloud), serta software subscription dan SaaS (Software as a Service),” ujar dia.

Sementara itu, anak usaha MTDL di bidang Bisnis Distribusi Digital PT Synnex Metrodata Indonesia, awal Mei lalu telah menjalin kemitraan dengan perusahaan lokal produsen perangkat lunak untuk manajemen infrastruktur IT dan komputasi awan, PT Awan Komputasi Teknologi.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 50 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 8 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia