Harga CPO Lagi-Lagi Rontok
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives lagi-lagi rontok pada perdagangan Selasa (30/5/2023). Lanjutkan penguatan yang terjadi dalam dua hari beruntun.
Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Selasa (30/5/2023), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Juni 2023 turun 155 Ringgit Malaysia menjadi 3.430 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman Juli 2023 terkoreksi 151 Ringgit Malaysia menjadi 3.437 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO pengiriman Agustus 2023 jatuh 143 Ringgit Malaysia menjadi 3.403 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman September 2023 melemah 1137 Ringgit Malaysia menjadi 3.402 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka pengiriman CPO Oktober berkurang 133 Ringgit Malaysia menjadi 3.410 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman November 2023 menurun 131 Ringgit Malaysia menjadi 3.418 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari Bernama, kontrak berjangka CPO di Bursa Malaysia Derivatives berakhir lebih rendah selama dua hari berturut-turut mengikuti pelemahan berjangka minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBoT).
Kepala Riset Komoditas Sunvin Group yang berbasis di Mumbai Anilkumar Bagani mengatakan CPO berjangka juga ditekan oleh ekspektasi peningkatan produksi minyak sawit antara 30% dan 32% di Malaysia dan Indonesia pada basis bulan ke bulan dari basis rendah di April karena liburan Ramadan.
"Ekspor minyak sawit Malaysia kemungkinan tidak akan berubah di bulan Mei meskipun mungkin sedikit lebih rendah dari bulan sebelumnya, yang mengakibatkan peningkatan stok minyak sawit Malaysia pada akhir Mei," katanya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






