Teken Kerjasama Joint Financing, Saham Bank Jago (ARTO) dan BFI Finance (BFIN) Melesat
JAKARTA, Investor.id – Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) dan PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) kompak menguat setelah keduanya memperdalam kerjasama melalui fasilitas pembiayaan bersama atau joint financing mencapai Rp 2 triliun.
Data Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (30/5/2023) menunjukkan saham ARTO menguat 120 poin atau 5,22% ke level Rp 2.420. Sejak awal perdagangan, saham ARTO bergerak di zona hijau dengan volume transaksi mencapai 26,14 juta saham dengan nilai Rp 63,01 miliar.
Sedangkan saham BFIN melesat 60 poin (4,72%) ke level Rp 1.330. BFIN mencatatkan volume 37,01 juta saham dengan nilai transaksi Rp48,47 miliar.
Sebelumnya, Bank Jago dan BFI Finance telah menandatangai kerja sama pembiayaan dengan skema joint financing senilai Rp 2 triliun. Kerja sama ini yang dimulai sejak penandatanganan 24 Mei 2025 akan berlanjut sampai 5 Agustus 2024. Joint financing ini diperuntukan untuk pembiayaan kendaraan roda empat dengan tenor 48 bulan dan kendaraan roda dua dengan tenor 36 bulan.
Kolaborasi bank dan multifinance ini sudah dimulai sejak Bank Jago bertransformasi menjadi bank digital. Bank Jago yang menerapkan strategi utama partnership lending, menyalurkan kredit ke masyarakat melalui sejumlah mitra lembaga keuangan, termasuk BFI Finance.
Dengan keunggulan sumber dana murah dari Bank Jago dan dipadukan dengan penyaluran pembiayaan yang luas dari BFI Finance tentu menciptakan kolaborasi sama-sama menguntungkan. Melalui skema joint financing, Bank Jago bisa menyalurkan kredit ke ekosistem BFI Finance tanpa terkena batas maksimum pemberian kredit (BMPK).
Beragam Peluang
Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono mengatakan fasilitas pembiayaan ini akan membuka beragam peluang untuk akses keuangan yang lebih luas dan inklusif untuk masyarakat serta kemudahan layanan bagi konsumen.
“Fasilitas pembiayaan bersama ini merupakan kerja sama antara BFI Finance dengan mitra strategis yakni Bank Jago dalam menyediakan pembiayaan kepada konsumen, baik pembiayaan multiguna maupun investasi, dan modal kerja,” kata Sudjono dalam keterangan resmi, Senin (29/5).
Dengan kerja sama ini, BFI Finance optimistis untuk kembali mencapai kinerja terbaiknya di tahun 2023 dengan arus modal yang mumpuni. Selain kerja sama pembiayaan, BFI Finance juga sedang melakukan proses emisi Obligasi yang terbaru sebesar Rp 1,1 triliun sehingga total Obligasi yang diterbitkan di semester I-2023 akan menjadi sebesar Rp 3,8 triliun.
"Selama empat bulan pertama di tahun 2023, BFI Finance telah melakukan emisi Obligasi sebanyak dua kali setelah di tahun 2022 BFI Finance tidak melakukan emisi Obligasi. Jumlah emisi obligasi tersebut masing-masing sebesar Rp1,1 triliun dan Rp1,6 triliun," jelasnya.
Sementara itu, bagi Bank Jago, pemberian fasilitas pembiayaan kepada BFI Finance merupakan bentuk implementasi strategi penyaluran kredit melalui kemitraan (partnership lending) berbasis ekosistem. Bank Jago percaya kolaborasi ini dapat menjangkau lebih banyak nasabah dalam penyaluran kredit.
“Sebagai mitra strategis, BFI Finance memainkan peran penting dalam pertumbuhan portofolio kredit Bank Jago. Kami berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut agar kami mampu memberikan solusi keuangan inovatif yang berfokus pada kehidupan nasabah kami secara berkelanjutan,” kata Direktur Bank Jago Sonny Christian Joseph.
Sebagai informasi, Jerry Ng sebagai pemegang saham pengendali dari Bank Jago, juga menjadi pengendali bersama-sama di BFI Finance. Dengan kondisi, BFIN dinilai sejumlah analis sebagai ekosistem utama dari Bank Jago selain PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO).
Editor: Investor.id
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Tag Terpopuler
Terpopuler




