Bukalapak (BUKA) Berpotensi Bagi Dividen
Sementara itu, hingga kuartal I-2023, Bukalapak terus menunjukkan pertumbuhan bisnis yang positif. Total processing value (TPV) tumbuh 19% menjadi Rp 40,5 triliun. Pertumbuhan ini didorong oleh pertumbuhan dari marketplace dan TPV specialty verticals. Sebanyak 72% TPV perseroan berasal dari luar daerah Tier 1 di Indonesia, dimana penetrasi all-commerce dan tren digitalisasi warung serta toko ritel tradisional menunjukkan pertumbuhan yang kuat.
Per akhir Maret 2023, jumlah Mitra Bukalapak yang terdaftar mencapai 16,8 juta, meningkat dibandingkan posisi akhir Desember 2022 yang sebanyak 16,1 juta.
Adapun pendapatan Bukalapak pada kuartal I-2023 tumbuh 28% menjadi Rp 1 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sedangkan EBITDA yang disesuaikan minus Rp 209 miliar atau masih lebih baik dibandingkan kuartal I-2022. Rasio adjusted EBITDA terhadap TPV juga membaik menjadi minus 0,5% dari minus 1,1%.
Namun, Bukalapak membukukan rugi operasional sebesar Rp 1,17 triliun pada kuartal I-2023 dibandingkan periode sama tahun lalu yang membukukan laba berkat investasi pada PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI). Emiten berkode saham BUKA tersebut juga mencatat rugi bersih Rp 1 triliun pada kuartal I-2023 dibandingkan laba bersih Rp 14,5 triliun pada kuartal I-2022.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





