Jumat, 15 Mei 2026

Bukalapak (BUKA) Berpotensi Bagi Dividen

Penulis : Ghafur Fadillah
4 Jun 2023 | 17:58 WIB
BAGIKAN
Bukalapak. (Foto ilustrasi: Bukalapak)
Bukalapak. (Foto ilustrasi: Bukalapak)

JAKARTA, investor.id – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) berpotensi membagikan kas yang tersedia sebagai dividen kepada para pemegang saham. Dividen akan diberikan setelah perseroan berhasil mencapai EBITDA yang disesuaikan positif.

Potensi pembagian dividen oleh Bukalapak tercantum dalam riset CLSA Sekuritas, yang dikutip pada Minggu (4/6/2023). Menurut perusahaan sekuritas asing tersebut, ini bisa menjadi katalis positif terhadap harga saham BUKA.

Sebab itu, CLSA Sekuritas memberikan rekomendasi beli saham BUKA, namun dengan target harga lebih rendah Rp 250 dari sebelumnya Rp 340.

ADVERTISEMENT

Ketika dikonfirmasi, AVP of Media and Communication Bukalapak, Fairuza Ahmad Iqbal mengatakan, sesuai dengan penyampaian dalam RUPST belum lama ini, rencana pembagian dividen mengacu pada ketentuan pasal 70 dan 71 UU Perseroan Terbatas. Perseroan dapat membagikan sisa laba bersih sebagai dividen, setelah menyisihkan sebagian laba bersih untuk dana cadangan.

“Karena perseroan belum mencatatkan laba ditahan yang positif, maka RUPST menyetujui usulan untuk tidak membagikan dividen sampai perseroan mencatatkan saldo laba positif dan menghasilkan pertumbuhan yang positif pula,” jelasnya kepada Investor Daily

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia