Bukalapak (BUKA) Berpotensi Bagi Dividen
JAKARTA, investor.id – PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) berpotensi membagikan kas yang tersedia sebagai dividen kepada para pemegang saham. Dividen akan diberikan setelah perseroan berhasil mencapai EBITDA yang disesuaikan positif.
Potensi pembagian dividen oleh Bukalapak tercantum dalam riset CLSA Sekuritas, yang dikutip pada Minggu (4/6/2023). Menurut perusahaan sekuritas asing tersebut, ini bisa menjadi katalis positif terhadap harga saham BUKA.
Sebab itu, CLSA Sekuritas memberikan rekomendasi beli saham BUKA, namun dengan target harga lebih rendah Rp 250 dari sebelumnya Rp 340.
Ketika dikonfirmasi, AVP of Media and Communication Bukalapak, Fairuza Ahmad Iqbal mengatakan, sesuai dengan penyampaian dalam RUPST belum lama ini, rencana pembagian dividen mengacu pada ketentuan pasal 70 dan 71 UU Perseroan Terbatas. Perseroan dapat membagikan sisa laba bersih sebagai dividen, setelah menyisihkan sebagian laba bersih untuk dana cadangan.
“Karena perseroan belum mencatatkan laba ditahan yang positif, maka RUPST menyetujui usulan untuk tidak membagikan dividen sampai perseroan mencatatkan saldo laba positif dan menghasilkan pertumbuhan yang positif pula,” jelasnya kepada Investor Daily.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan
Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Tag Terpopuler
Terpopuler





