Laba Bersih Harum energy (HRUM) di Atas Perkiraan, Mirae Naikkan Target Harganya
JAKARTA, investor.id – Mirae Asset Sekuritas menyebut laba bersih PT Harum Energy Tbk (HRUM) di atas perkiraan. Tak heran apabila Mirae menaikkan target harganya. Jadi berapa ya?
Analis Mirae Asset Sekuritas Rizkia Darmawan menjelaskan, laba bersih HRUM pada kuartal I-2023 mencapai US$ 103 juta. Angka itu naik 60% quarter on quarter (QoQ) dan meningkat 64% year on year (YoY). “Angka itu jauh di atas perkiraan atau konsensus kami dengan run rate sebesar 48%/39%,” tulis Rizkia dalam risetnya, Senin (5/6/2023).
Menurut Rizkia, pertumbuhan pendapatan sangat baik, didukung oleh peningkatan volume penjualan batu bara yang naik 53% (QoQ) dan terdongkrak 105% (YoY). Serta, penjadwalan ulang penjualan dari kuartal IV-2022, dan larangan ekspor tahun lalu yang menyebabkan efek low base di kuartal-kuartal sebelumnya.
“Disisi lain, ASP hanya mengalami penurunan sedikit sebesar 3% (QoQ) dan 4% (YoY),” tambah Rizkia.
Rizkia menambahkan, margin kotor menurun sebesar 8ppt YoY tetapi meningkat 4ppt QoQ mengikuti tren peningkatan sebesar 6% YoY dan penurunan sebesar 10% QoQ dalam Cash Cost, yang disebabkan oleh penurunan SR, harga bahan bakar, dan biaya royalti.
Baca Juga:
Saham GOTO Dibuka Langsung ARBTidak hanya itu, lanjut dia, IMI dan NIC berkontribusi sebesar US$ 12 juta pada laba bersih HRUM di segmen nikel. Laba bersih IMI tumbuh sebesar 35% QoQ dan 10% YoY. Pabrik RKEF WMI dijadwalkan akan mulai beroperasi secara komersial pada kuartal keempat tahun 2023.
Rizkia memperkirakan permintaan dan harga batu bara secara global pada kuartal II-2023 akan tetap beragam karena Tiongkok sudah melakukan penyimpanan batu bara, yang berpotensi mengakibatkan penyesuaian untuk HRUM.
Dalam hal produksi, Rizkian menyebut, pengiriman dari KUP akan dihentikan mulai kuartal II-2023, tetapi produksi SBB diharapkan dapat mengkompensasi, menjaga produksi kuartalan HRUM tetap pada kecepatan 1,5 juta ton.
Untuk itu, Rizkia mengatakan Mirae tetap mempertahankan rekomendasi Trading Buy untuk HRUM. Sednagkan target harganya yang lebih tinggi sebesar Rp 1.595 mengikuti peningkatan proyeksi volume penjualan dan laba bersih.
“Target harga terbaru kami mengimplikasikan rasio P/E 2023 sebesar 6,2 kali,” tutup Rizkia.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



