Sentimen Positif Signifikan, Ini Kisi-Kisi Saham Cuan untuk Trading Sepekan
JAKARTA, investor.id – Pekan lalu, IHSG terkoreksi sebesar 0,8%. Indo Premier Sekuritas (IPOT) memperkirakan IHSG pekan ini akan dikeliling sentiment positif yang signifikan. Ini kisi-kisi saham cuan untuk trading sepekan.
Tiga hari perdagangan pendek pada minggu lalu karena ada libur Hari Lahir Pancasila dan cuti bersama Hari Raya Waisak 2567 BE tak berhasil membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masuk ke zona hijau.
Pada minggu lalu IHSG terkoreksi sebesar 0,8% dengan penurunan terdalam disumbang sektor perindutrian melemah 3,1%, sektor barang baku turun 2,7% dan sektor properti & estate kehilangan 2,5%. Sementara itu, satu-satunya sektor terkuat yang menahan koreksi yakni sektor teknologi sebesar 11,2%.
Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) Mino menegaskan ada tiga sentimen negatif yang membuat IHSG masih di zona koreksi yakni masih belum disetujuinya debt ceiling oleh Kongres Amerika, berlanjutnya penuruanan harga komoditas dan pendeknya hari perdagangan.
Mino menjelaskan, meski sudah disetujui oleh perwakilan kubu Partai Republik, namun debt ceiling masih menunggu persetujuan Kongres. belum disetujuinya debt ceiling oleh Kongres membuat investor masih cenderung hati-hati terhadap prospek ekonomi Amerika sehingga masih berdampak negatif terhadap pergerakan harga sebagian harga besar harga komoditas.
"Terkait waktu perdagangan yang cukup pendek yakni hanya tiga hari membuat investor cenderung menahan diri untuk bertransaksi," tegasnya di Jakarta, Senin (5/6/2023).
Sementara itu, lanjut Mino, sentimen positif yang membuat IHSG tidak terjun bebas terimbas sentimen negatif, imbuh Mino, yakni rebalancing indeks MSCI dan berlanjutnya aksi beli investor asing jadi angin segar bagi market.
Menurut Mino, rebalancing indeks MSCI memberikan dampak signifikan pada perdagangan 31 Mei 2023. Bahkan, GOTO mencatatkan kenaikan cukup signifikan 38 poin (35%) sehingga membuat sektor teknologi dalam sepekan naik hingga 11,2%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






