Jumat, 15 Mei 2026

Sentimen Positif Signifikan, Ini Kisi-Kisi Saham Cuan untuk Trading Sepekan

Penulis : Indah Handayani
5 Jun 2023 | 10:45 WIB
BAGIKAN
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

Selain itu, Mino menambahkan, pada minggu lalu asing kembali mencatatkan beli bersih sebesar Rp 1,40 triliun menjadikan pembelian bersih asing dari awal tahun mencapai Rp 15,97 triliun dan GOTO menjadi saham dengan pembelian bersih terbanyak selama sepekan yaitu sebesar Rp 3,1 triliun, disusul ICBP sebesar Rp 0,29 triliun, BBCA sebesar Rp0.13 triliun. 

Berbicara tentang peluang pada minggu ini, Mino menjelaskan sentimen positif kal signifikan pada pekan ini, baik dari domestik maupun eksternal. Dari domestik, ada data manufaktur, data inflasi dan data cadangan devisa, sementara itu dari eksternal cukup banyak sentimennya yakni disetujuinya debt ceiling oleh Kongres, positifnya data non-farm payroll, klaim pengangguran mingguan dan perkembangan harga komoditas.

Pada Mei 2023, indeks manufaktur tercatat mengalami penurunan menjadi 50,2 dari sebelumnya 52,7. Namun demikian, sektor manufaktur Indonesia masih dalam fase ekspansif untuk ke dua puluh satu kalinya secara berturut-turut. Terkait data inflasi, jelasnya, investor masih akan menunggu data inflasi Mei yang menurut konsensus akan kembali turun menjadi 4,22% yoy atau 0,33% mom dari sebelumnya 4,33% yoy atau 0,3% mom.

ADVERTISEMENT

“Sementara itu, inflasi inti juga diperkirakan akan kembali turun menjadi 2,80% yoy dari sebelumnya 2,83% yoy,” jelas Mino.

Dari sentimen eksternal, lanjut Mino, Presiden Joe Biden menandatangani debt ceiling menjadi undang-udang pada Sabtu waktu setempat, ini menjasi sentimen positif untuk market. Terkait positifnya data non-farm payroll pada Mei lalu yang bertambah sebanyak 339 ribu naik dari sebelumnya 294 ribu, data non-farm payroll tersebut juga jauh lebih tinggi dari konsensus sebanyak 190 ribu.

Sementara itu tingkat pengangguran naik menjadi 3,7% dari sebelumnya 3,4%. Data ketenagakerjaan yang solid tersebut berhasil meredakan kekhawatiran investor terhadap peluang resesi ekonomi.

Sementara itu, Mino menyebut, klaim pengangguran mingguan untuk periode 3 Juni 2023 menurut konsensus diprediksi sebanyak 238 ribu atau sedikit lebih tinggi dari minggu sebelumnya 232 ribu. Terakhir, pada minggu ini ada harapan besar harga komoditas akan rebound.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 3 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 41 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 45 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 2 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 3 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia