Jumat, 15 Mei 2026

Erick Thohir Ajukan PMN Rp 57,9 Triliun, WIKA Akan Disuntik Rp 8 Triliun

Penulis : Muawwan Daelami
5 Jun 2023 | 13:41 WIB
BAGIKAN
Menteri BUMN Erick Thohir. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp)
Menteri BUMN Erick Thohir. (ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/hp)

JAKARTA, investor.id – Kementerian BUMN mengusulkan Penyertaan Modal Negara (PMN) pada tahun 2024 senilai total Rp 57,9 triliun. PMN tersebut akan disuntikkan kepada 10 BUMN, termasuk PT Wijaya Karya Tbk (WIKA).

Kesepuluh BUMN yang diajukan untuk memperoleh BUMN, yaitu PT PLN sebesar Rp 10 triliun, PT Hutama Karya (HK) Rp 10 triliun, PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Rp 4 triliun, IFG Rp 3 triliun, Industri Kereta Api (INKA) Rp 3 triliun, Rekayasa Industri (Rekin) Rp 2 triliun, dan ID Food Rp 1,9 triliun. Totalnya Rp 33,9 triliun.

Namun, Menteri BUMN Erick Thohir menjelaskan bahwa berdasarkan rapat internal bersama Presiden pada April 2023, terdapat tambahan PMN sebesar Rp 24 triliun. Erick merinci bahwa tambahan PMN tersebut akan diinjeksi kepada HK sebesar Rp 12,5 triliun, PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) Rp 8 triliun, dan IFG Rp 3,5 triliun. Totalnya Rp 24 triliun.

ADVERTISEMENT

“Di tambahan PMN tambahan ini, dari Menteri Keuangan sudah diputuskan menjadi masukan PMN tahun 2024. Makanya, kalau kita lihat angkanya, PMN tahun 2024 berubah tadinya Rp 33,9 triliun menjadi Rp 57,9 triliun. Jadi, untuk tambahan PMN ini sudah ada komitmen full dari Kementerian Keuangan,” jelas Erick dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Senin (5/6/2023).

Sementara itu, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo menambahkan, tambahan PMN sebesar Rp 24 triliun tersebut diharapkan cair pada Januari tahun depan. 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia