Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis Kompak Memerah
LONDON, investor.id – Saham-saham Inggris, Jerman dan Prancis kompak memerah pada perdagangan Senin waktu setempat (5/6/2023). Berbalik arah dari kenaikan selama dua hari berturut-turut.
Saham-saham Inggris dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London terkikis 7,29 poin (0,10%) menjadi menetap di 7.599,99 poin.
Indeks FTSE 100 terangkat 117,01 poin (1,56%) menjadi 7.607,28 poin pada Jumat (2/6/2023). Setelah menguat 44,13 poin (0,59%) menjadi 7.490,27 poin pada Kamis (1/6/2023). Merosot 75,93 poin (1,01%) menjadi 7.446,14 poin pada Rabu (31/5/2023).
Evraz PLC, sebuah perusahaan manufaktur dan pertambangan baja multinasional Inggris yang sebagian dimiliki oleh oligarki Rusia membukukan kerugian paling besar (top loser) diantara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terjungkal 12,59%.
Hal senada juga terjadi pada saham-saham Jerman dengan indeks acuan DAX 40 di Bursa Efek Frankfurt jatuh 87,34 poin (0,54%) menjadi menetap di 15.963,89 poin.
Indeks DAX 40 bertambah 197,57 poin (1,25%) menjadi 16.051,23 poin pada Jumat (2/6/2023). Setelah terangkat 189,64 poin (1,21%) menjadi 15.853,66 poin pada Kamis (1/6/2023). Anjlok 244,89 poin (1,54%) menjadi 15.664,02 poin pada Rabu (31/5/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 40, hanya delapan saham yang berhasil mencatat keuntungan, sementara 31 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.
Zalando SE, sebuah perusahaan yang menyediakan penjualan aksesoris fesyen secara daring menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya merosot 3,80%.
Sementara itu, saham-saham Prancis dengan indeks acuan CAC 40 di Bursa Efek Paris merosot 69,78 poin (0,96%) menjadi menetap di 7.200,91 poin.
Indeks CAC 40 melonjak 133,26 poin (1,87%) menjadi 7.270,69 poin pada Jumat (2/6/2023). Setelah menguat 38,73 poin (0,55%) menjadi 7.137,43 poin pada Kamis (1/6/2023). Terjungkal 111,05 poin (1,54%) menjadi 7.098,70 poin pada Rabu (31/5/2023).
Dari 40 saham perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks CAC 40, hanya enam saham yang berhasil meraih keuntungan, sementara 33 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah.
Pernod Ricard SA, sebuah perusahaan Peancis yang mengkhususkan diri dalam pembuatan dan distribusi anggur dan minuman beralkohol menjadi top loser di antara saham blue chips, dengan harga sahamnya tergelincir 2,50%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler






