Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Terangkat 7,29 Dolar AS Jelang Pertemuan Fed

Penulis : Grace El Dora
7 Jun 2023 | 12:13 WIB
BAGIKAN
Emas batangan di pabrik logam mulia sekunder Shchyolkovo. (Foto: ANTARA/REUTERS/TASS/Sergei Fadeichev/aa)
Emas batangan di pabrik logam mulia sekunder Shchyolkovo. (Foto: ANTARA/REUTERS/TASS/Sergei Fadeichev/aa)

CHICAGO, investor.id – Harga emas menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang keuntungan untuk hari kedua berturut-turut. Para trader mengambil posisi menjelang pertemuan kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) untuk menentukan suku bunga Amerika Serikat (AS) minggu depan.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange terangkat 7,20 dolar AS atau 0,36% menjadi ditutup pada 1.981,50 dolar AS per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di 1.982,90 dolar AS dan terendah di 1.970,30 dolar AS.

Emas berjangka menguat 4,70 dolar AS atau 0,24% menjadi 1.974,30 dolar AS pada Senin (5/6), setelah tergelincir 25,90 dolar AS atau 1,30% menjadi 1.969,60 dolar AS pada Jumat (2/6), dan melonjak 13,40 dolar AS atau 0,68% menjadi 1.995,50 dolar AS pada Kamis (1/6).

ADVERTISEMENT

Investor menilai prospek suku bunga menjelang pertemuan kebijakan bank sentral AS pada 13-14 Juni. Arah yang lebih jelas untuk suku bunga dari Federal Reserve dapat mengatur nada untuk emas, menurut para analis pasar.

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Juni menurun, sementara ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan Fed Juli meningkat.

Analis pasar memperkirakan koreksi pasar emas setelah keputusan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan Juni 2023.

Tetapi terlepas dari langkah Fed minggu depan, suku bunga AS secara luas diperkirakan akan tetap lebih tinggi untuk tahun ini, membatasi kenaikan besar dalam harga logam. Suku bunga yang tinggi mendorong peluang kerugian untuk memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil (yield) seperti emas.

Logam kuning mungkin akan mengalami peningkatan tawaran akhir tahun ini, terutama karena kondisi ekonomi AS memburuk.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli terdongkrak 3,50 sen atau 0,15% menjadi ditutup pada 23,67 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli terangkat 2,30 dolar AS atau 0,22% menjadi menetap pada 1.038,70 dolar AS per ounce.

Editor: Grace El Dora

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia