Jumat, 15 Mei 2026

Reliance Sekuritas: IHSG Menguat, Delapan Saham Bakal Melejit

Penulis : Indah Handayani
9 Jun 2023 | 08:57 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung melintas di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. (BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - Reliance Sekuritas memprediksi IHSG menguat pada perdagangan Jumat (9/6/2023). IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak pada rentang 6.640 – 6.695. Serta, merekomendasikan delapan saham bakal melejit, salah satunya AMAR.

Reliance Sekuritas menjelaskan, IHSG menguat mengikuti sentimen dari bursa regional. Sementara pasar akan menanti rilis data cadangan devisa Indonesia. “Diprediksi pada bulan April 2023 cadangan devisa tercatat sebesar US$ 144,2 miliar,” tulis Reliance Sekuritas dalam risetnya, Jumat (9/6/2023).

Secara teknikal, Reliance Sekuritas mengatakan, IHSG berhasil break indikator MA5 diikuti indikator stochastic yang berhasil membentuk golden cross. Reliance Sekuritas merekomendasikan delapan saham bakal melejit. “Kedelapan saham tersebut adalah AMAR, BUAH, EXCL, ACES, TKIM, AMRT, NCKL, VTNY,” tambah Reliance Sekuritas

ADVERTISEMENT

IHSG diperdagangkan mix pada perdagangan kemarin dan tutup menguat ke level 6.666 (0,70%). Pergerakan IHSG cenderung didorong oleh sentimen eksternal, dimana pasar cenderung optimis menanti rilis dari inflasi US pada Mei 2023 yang diperkirakan akan mengalami penurunan.

Beberapa sektor yang mengalami penguatan diantara sektor teknologi (2,14%), sektor Kesehatan (0,78%) dan sektor transportasi (0,77%). Investor asing tercatat membukukan net buy di pasar reguler sebesar Rp 301,79 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dibeli oleh investor asing diantaranya adalah GOTO, BBRI, ICBP.

Sementara itu dari bursa AS, ketiga indeks utama berhasil diperdagangkan di zona hijau. Penguatan indeks didorong oleh rebound sejumlah saham teknologi. Sementara data initial jobless claim tercatat mengalami peningkatan di atas ekspektasi pasar menjadi 262 ribu dibanding periode sebelumnya sebesar 233 ribu.

Dari bursa Asia, pada pagi ini telah diperdagangkan di zona hijau, saat laporan ini ditulis indeks Nikkei 225 menguat (1,64%), diikuti index Kospi menguat (0,44%). Dari asia pasar akan menanti rilis dari inflasi Tiongkok yang diperkirakan oleh konsensus akan naik menjadi 0,3% YoY pada Mei 2023.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia