Jumat, 15 Mei 2026

Jangan Asal Tabrak Saham BUMN Karya, Cermati Dulu Faktor-faktor Ini

Penulis : Muawwan Daelami
13 Jun 2023 | 07:00 WIB
BAGIKAN
Gedung Kantor PT PP Tbk (PTPP). (Foto: Perseroan)
Gedung Kantor PT PP Tbk (PTPP). (Foto: Perseroan)

JAKARTA, Investor.id - Saham BUMN karya memang lagi berkibar, setelah kabar penyelamatan PT Waskita Karya Tbk (WSKT) dan PT Wijaya Karya (WIKA) keluar. Sejalan dengan itu, analis memberikan rekomendasi saham BUMN karya agar bisa untung maksimal dan tidak menjadi korban profit taking

Pada prinsipnya, pemodal diminta tetap waspada dengan lebih mencermati perolehan kontrak baru dan realisasi arus kas sebelum masuk saham BUMN karya. Soalnya, pergerakan saham emiten-emiten ini kini lebih banyak digerakkan oleh berita, bukan persoalan fundamental.

Equity Research Division Head BRI Danareksa Sekuritas Helmy Kristanto menilai, terapresiasinya saham-saham BUMN karya tidak lepas dari krusialnya proyek infrastruktur bagi pemerintah. Karena itu, pemerintah berupaya melakukan penyelamatan dengan memperbaiki debt equity ratio (DER) BUMN karya yang tinggi.

ADVERTISEMENT

“Ini tentunya yang menjadi alasan saham-saham BUMN karya rebound,” jelas Helmy kepada Investor Daily, belum lama ini.

Meski begitu, Helmy melanjutkan, para pelaku pasar tetap perlu mengamati perkembangan arus kas (cash flow) BUMN karya ke depan. Selain itu, pertumbuhan kontrak menjadi indikator penting yang dinantikan pasar. Sebab, menjelang pemilu, belanja pemerintah diperkirakan difokuskan ke sektor-sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, pada belanja infrastruktur.

Berdasarkan data RTI, saham BUMN karya melejit, begitu kabar penyelamatan dari pemerintah mencuat. Saham PT Wijaya Karya (WIKA) naik 27% ke level Rp 500 dalam sepekan, sehingga market cap naik menjadi Rp 4,4 triliun.

Sementara itu, saham PT PP Tbk (PTPP) melesat 12,5% Rp 585, sedangkan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) melejit 20,6% ke Rp 420. Adapun saham WSKT masih disuspensi Bursa Efek Indonesia.

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 32 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 36 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia