Terjun 80%, Saham Emiten Sultan Subang (BEBS) Akhirnya Disuspensi BEI
JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) saham emiten Asep Sulaeman Sabanda alias ‘Sultan Subang’, yakni PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS).
Pengumuman BEI tertanggal 15 Juni 2023 menjelaskan bahwa suspensi saham BEBS sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham BEBS sehingga dalam rangka cooling down.
“Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), pada perdagangan tanggal 16 Juni 2023,” tegas pengumuman BEI.
Kemudian dijelaskan, penghentian sementara perdagangan Saham BEBS tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham BEBS.
Baca Juga:
Carsurin (CRSN) IPO, Segini Labanya“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan,” terang pengumuman BEI.
Saat suspensi diterapkan, saham BEBS ada di level Rp 83. BEBS mengalami auto reject bawah bertubi-tubi. Dalam satu bulan, saham ini terjun 80,42%.
Saham BEBS sebelumnya sempat kena suspensi pada 18 Januari dan baru dibuka lagi pada 9 Mei lalu.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






