Jumat, 15 Mei 2026

Terjun 80%, Saham Emiten Sultan Subang (BEBS) Akhirnya Disuspensi BEI

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Jun 2023 | 11:59 WIB
BAGIKAN
Pengunjung melintas di depan logo Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)
Pengunjung melintas di depan logo Bursa Efek Indonesia (BEI), di Jakarta. (B-Universe Photo/Mohammad Defrizal)

JAKARTA, investor.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara (suspensi) saham emiten Asep Sulaeman Sabanda alias ‘Sultan Subang’, yakni PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS).

Pengumuman BEI tertanggal 15 Juni 2023 menjelaskan bahwa suspensi saham BEBS sehubungan dengan terjadinya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham BEBS sehingga dalam rangka cooling down.

“Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham PT Berkah Beton Sadaya Tbk (BEBS), pada perdagangan tanggal 16 Juni 2023,” tegas pengumuman BEI.

ADVERTISEMENT

Kemudian dijelaskan, penghentian sementara perdagangan Saham BEBS tersebut dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham BEBS.

“Para pihak yang berkepentingan diharapkan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan,” terang pengumuman BEI.

Saat suspensi diterapkan, saham BEBS ada di level Rp 83. BEBS mengalami auto reject bawah bertubi-tubi. Dalam satu bulan, saham ini terjun 80,42%.

Saham BEBS sebelumnya sempat kena suspensi pada 18 Januari dan baru dibuka lagi pada 9 Mei lalu.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 9 menit yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 19 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 1 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 1 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 2 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 8 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia