Jumat, 15 Mei 2026

Kencana Energy Lestari (KEEN) Targetkan Kenaikan Pendapatan 11%

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
17 Jun 2023 | 04:41 WIB
BAGIKAN
PT Kencana Energi Lestari Tbk
PT Kencana Energi Lestari Tbk

JAKARTA, investor.id - PT Kencana Energy Lestari Tbk (KEEN) menargetkan kenaikan pendapatan sebesar 11% menjadi US$ 46,3 juta pada akhir 2023. Target tersebut akan ditopang oleh proyek baru dan permintaan listrik yang terus bertumbuh,

Direktur Utama Kencana Energi Lestari (KEEN) Wilson Maknawi menyampaikan, kebutuhan energi di Indonesia masih sangat besar, sejalan dengan pengembangan dan inovasi alternatif sumber energi baru terbarukan (EBT) terus didengungkan, mengingat Indonesia memiliki banyak sekali potensi EBT yang belum dimanfaatkan dengan maksimal.

Sejalan dengan target bauran EBT pada tahun 2025 yang sebesar 23%, lanjut dia, KEEN juga perlu mengembangkan usaha karena saat ini bauran EBT yang dimanfaatkan baru sekitar 14%. "Di dalam pipeline, kami menargetkan dapat mengembangkan aset EBT hingga 500 MW," jelas dia dalam paparan publik, Jumat (16/6/2023).

ADVERTISEMENT

Wilson menyebut, proyek dalam pipeline jangka panjang di sektor energi hydro ialah PLTA Sumatera Utara 35 MW, PLTA Sulawesi 1 75 MW, PLTA Sulawesi 2 90 MW, dan PLTA Gorontalo 22 MW. Pada sektor energi angin, KEEN menargetkan pembangunan 2 Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Sulawesi Selatan dengan kapasitas masing-masing 62,5 MW dan 100 MW. KEEN juga berencana mengembangkan Solar PV 60 MW dan pembangkit listrik Hybrid 5 MW.

Selain PLTA, Wilson mengatakan, KEEN masuk ke sektor mini hydro, dan akan mengoperasikan PLTM Sumatera 2 4 MW, PLTM Sulawesi 3 6 MW, PLTM Sulawesi 4 10 MW, dan PLTM Nasal 10 MW. Perusahan pun menargetkan bisnis kelistrikan dari Biomassa 10 MW dan Biogas 10 MW.

“Kami optimistis akan mendapatkan proyek baru dan kelangsungan usaha KEEN sangat terjaga. Apalagi, potensi pengembangan EBT di Indonesia mencapai sekitar 3.700 GWh. Namun, baru dimanfaatkan sekitar 0,3%," ujar dia.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia