Jumat, 15 Mei 2026

Harga CPO Melejit, Catat Kenaikan Empat Hari Beruntun

Penulis : Indah Handayani
17 Jun 2023 | 05:20 WIB
BAGIKAN
ilustrasi CPO (Foto: Antara Foto/Syifa Yulinnas/ via REUTERS/Files)
ilustrasi CPO (Foto: Antara Foto/Syifa Yulinnas/ via REUTERS/Files)

JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives melejit pada perdagangan Jumat (16/6/2023). Dengan demikian, harga CPO mencatatkan kenaikan empat hari beruntun.

Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives pada penutupan Jumat (16/6/2023), kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Juni 2023 naik 238 Ringgit Malaysia menjadi 3.785 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman Juli 2023 melejit 245 Ringgit Malaysia menjadi 3.766 Ringgit Malaysia per ton.

Sementara itu, kontrak berjangka CPO pengiriman Agustus 2023 menguat 235 Ringgit Malaysia menjadi 3.743 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman September 2023 bertambah 230 Ringgit Malaysia menjadi 3.738 Ringgit Malaysia per ton.

ADVERTISEMENT

Sedangkan kontrak berjangka pengiriman CPO Oktober terkerek 216 Ringgit Malaysia menjadi 3.742 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO pengiriman November 2023 naik 204 Ringgit Malaysia menjadi 3.748 Ringgit Malaysia per ton.

Research & Development ICDX Girta Yoga menjelaskan, harga CPO terpantau masih melanjutkan reli bullish yang dimulai sejak awal pekan. Indikator yang menjadi fokus pasar adalah rilisnya data ekspor CPO Malaysia periode 1-15 Juni, cuaca kering akibat El Nino yang berpotensi mempengaruhi produksi CPO di Indonesia dan Malaysia, penerapan UU anti deforestasi terbaru UE.

“Ditambah lagi, situasi di negara importir utama CPO (India, Tiongkok dan Eropa), dan situasi di pasar minyak nabati,” ungkapnya, belum lama ini.

Hal ini, lanjut Yoga, juga sejalan dengan pergerakan harga minyak kedelai yang menunjukkan tren bullish. Hal ini dipengaruhi oleh rilisnya laporan bulanan NOPA, laporan penjualan ekspor mingguan USDA, penerapan UU anti deforestasi terbaru UE, situasi di negara importir utama, dan situasi di pasar CPO.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia