Jumat, 15 Mei 2026

Lautan Luas (LTLS) Tambah Lima Usaha Baru  

Penulis : Indah Handayani
17 Jun 2023 | 07:04 WIB
BAGIKAN
PT Lautan Luas Tbk (LTLS)
PT Lautan Luas Tbk (LTLS)

JAKARTA, investor.id - PT Lautan Luas Tbk (LTLS) tambah lima usaha baru dalam kegiatan usahanya. Penambahan bidang usaha tersebut seiring dengan diumumkannya penambahan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) perseroan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 14 Juni lalu.

Investor Relations Manager Lautan Luas (LTLS) Eurike Hadijaya mengungkapkan, dengan adanya penambahan bidang usaha baru akan memperkuat fokus usaha dalam industri pengolahan air. “Dengan memberikan solusi yang lengkap dalam penjernihan air dan pengolahan limbah sesuai dengan kebutuhan air yang ada,” ungkap Eurike dalam keterangan pers, Sabtu (17/6/2023).

Eurike menjelaskan, perseroan akan meneruskan strategi pertumbuhan kinerja berkelanjutan yang telah dicanangkan di 2023. “Kami akan senantiasa memperbarui teknologi, melakukan pengembangan produk dan pengembangan pasar, sehingga kami optimistis kinerja akan tetap meningkat di periode-periode berikutnya,” ujarnya. 

ADVERTISEMENT

Pada 2022, PT Lautan Luas Tbk (LTLS)  berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17% dari Rp 274,4 miliar jadi Rp 321 miliar. Laba tersebut berasal dari pendapatan perseroan yang naik 18,7% menjadi Rp 7,8 triliun dari Rp 6,63 triliun pada 2021.

Pendapatan Lautan Luas pada 2022 berasal dari dalam negeri, terutama untuk pelanggan business to business (B2B) di industri pengolahan air, makanan minuman, personal & home care dan pakan ternak.

Eurike menambahkan, karena pendapatan yang naik tersebut RUPS juga memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp 50 per lembar saham. Perlu diketahui juga Lautan Luas sendiri telah membagikan dividen interm pada tahun lalu sebesar Rp 25 perlembar saham. Dengan bertambahnya dividen ini maka dividen total LTLS pada tahun 2022 sebesar 75 perlembar saham.

“LTLS selanjutnya akan membayarkan obligasi yang akan jatuh tempo pada Juli 2023 sejumlah Rp 181,55 miliar, dengan sebagian besar menggunakan internal kas yang ada,” tutup Eurike.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 2 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 3 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 3 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 4 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 4 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia