Jumat, 15 Mei 2026

Pasar Kripto dan Bitcoin Naik, Imbas  Aksi BlackRock

Penulis : Indah Handayani
17 Jun 2023 | 11:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Bitcoin, REUTERS/Benoit Tessier/File Photo
Ilustrasi Bitcoin, REUTERS/Benoit Tessier/File Photo

JAKARTA, investor.id – Sepanjang pekan ini pasar kripto bergerak bak roller coster oleh data makroekonomi Amerika Serikat (AS) dan masih dengan dorongan pengetatan regulasi negara tersebut. Terbaru, pasar kripto dan bitcoin naik, imbas dari aksi BlackRock.

Trader Eksternal Tokocrypto Fyqieh Fachrur mengatakan, angin segar datang menjelang akhir pekan ke-3 Juni, ketika BlackRock akhirnya mengajukan mengajukan aplikasi pendaftaran produk spot Bitcoin ETF melalui Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) pada Jumat (16/6/2023) pagi. Total kapitalisasi pasar kripto pun masuk zona hijau dengan kenaikan sebesar 2,02%, capai level $1,032 triliun.

“Berita BlackRock yang melakukan pengajuan untuk menawarkan perdaganan Bitcoin menuai sentimen positif pelaku pasar kripto. Fear and Greed Index naik enam poin dibanding Kamis (15/6/2023), capai level 47 dengan kategori Neutral,” ungkap Fyqieh, Sabtu (17/6/2023).

ADVERTISEMENT

Fyqieh menjelaskan, meskipun pasar kripto sedang dalam tren naik diprediksi akan mengalami tren sideways dalam beberapa waktu ke depan. Penurunan tren ke depan pada pasar kripto kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk gugatan yang diajukan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC), sinyal kebijakan moneter yang diberikan oleh Fed ke depan, serta ketidakpastian kondisi makroekonomi secara keseluruhan.

“Namun, perlu diingat bahwa analisis harga kripto ini mungkin tidak sepenuhnya akurat. Meskipun ada tanda-tanda positif saat ini, hasil akhirnya masih tetap belum dapat diprediksi dengan pasti,” tambah Fyqieh.

Menurut Fyqieh, secara garis besar para pelaku pasar akan bijak untuk melakukan riset lebih dalam terlebih dahulu untuk memperhatikan data makroekonomi dan perkembangan regulasi dan industry kripto di AS. Di sisi investor jangka panjang situasi tersebut cocok untuk strategi nabung kripto dengan metode Dollar Cost Averaging (DCA) yang mengakumulasi aset kripto, karena cenderung bergerak sideways.

Sementara untuk trader bisa melakuan scalping untuk kripto-kripto altcoin yang berpotensi, seperti KCS dengan kenaikan sebesar 13,46%, STX naik sebesar 10,50%, dan IMX naik sebesar 6,39% naik imbas aksi BlackRock. 

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 21 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia