Jumat, 15 Mei 2026

Net Sell Lagi-lagi Rp 200 Miliar, Saham BBRI hingga GOTO Dilepas

Penulis : Parluhutan Situmorang
22 Jun 2023 | 17:22 WIB
BAGIKAN
Investor memantau pergerakan saham melalui smartphone. (B-Universe Photo/David Gita Roza)
Investor memantau pergerakan saham melalui smartphone. (B-Universe Photo/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Investor asing membukukan penjualan bersih (net sell) saham senilai Rp 200,23 miliar di pasar reguler, seiring dengan anjloknya indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/6/2023), sebanyak 50,36 poin (0,75%) ke level 6.652,2.

Net sell terbanyak melanda lima saham ini, yaitu PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 145,03 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 68,28 miliar, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Rp 47,70 miliar, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 42,66 miliar, dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 39,03 miliar.

Sebaliknya, lima saham berikut mengalami pembelian bersih (net buy) oleh investor asing, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 77,54 miliar, PT Bank Jago Tbk (ARTO) Rp 46,28 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 43,86 miliar, PT MD Pictures Tbk (FILM) Rp 31,30 miliar, dan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) Rp 29,88 miliar.

ADVERTISEMENT

Pelemahan IHSG hari ini dipicu oleh penurunan hampir seluruh sektor saham, kecuali saham sektor keuangan dengan penguatan 0,18%. Sebaliknya, penurunan melanda saham sektor teknologi 2,07%, sektor infrastruktur 1,06%, sektor konsumer non primer 0,89%, sektor material dasar 0,64%.

Meski IHSG terjungkal, lima saham berikut berhasil menorehkan kenaikan tajam, yaitu saham PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) naik Rp 70 (11,97%) menjadi Rp 655, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 95 (11,31%) menjadi Rp 935, dan PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) naik Rp 55 (11,22%) menjadi Rp 545.

Kemudian, saham PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ) naik Rp 14 (10,85%) menjadi Rp 143 dan PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) menguat Rp 15 (10,64%) menjadi Rp 156.

Sebaliknya, pelemahan tajam melanda lima saham berikut, yaitu saham PT Indo Straits Tbk (PTIS), PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), PT Telefast Indonesia Tbk (TFAST), PT Kedoya Adyaraya Tbk (RSGK), dan PT Menthobi Karyatama Raya Tbk (MKTR).

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 15 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 17 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia