Jumat, 15 Mei 2026

Pabrik Electrum Dibangun, Analis Pasang Target Baru Saham GOTO

Penulis : Mashud Toarik
23 Jun 2023 | 10:35 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi GOTO. (Foto: GOTO)
Ilustrasi GOTO. (Foto: GOTO)

JAKARTA, investor.id – Peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan pabrik sepeda motor listrik (2W EV) oleh Electrum, perusahaan joint venture antara PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dan PT TBS Energi Tbk (TOBA), digelar hari ini di Cikarang, Jawa Barat, Jumat (23/6/2023).

Rencananya, pabrik motor listrik tersebut akan memiliki kapasitas produksi sebanyak 250 ribu per line pada tahap awal.

Direktur Layanan On-Demand GOTO, Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan bahwa pembangunan pabrik Electrum ini merupakan langkah besar dalam upaya GOTO mencapai target nol emisi dengan transisi armada menjadi kendaraan listrik penuh pada tahun 2030.

ADVERTISEMENT

“Sejak fase uji coba motor listrik di Jakarta, kami telah menghadirkan berbagai perubahan serta antusiasme serta sambutan positif dari mitra driver dan konsumen. Penggunaan motor listrik membantu mitra kami mengurangi biaya operasional, dengan meniadakan biaya bahan bakar dan penggantian oli transmisi. Konsumen pun mendapatkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman dari kendaraan listrik tersebut,” tegas Catherine dalam keterangan resmi, Jumat (23/6/2023).

Untuk mendorong penggunaan motor listrik, GOTO berencana untuk mempermudah mitra driver memiliki kendaraan tersebut. “Upaya ini sekaligus memperluas layanan GoRide Electric untuk menjangkau lebih banyak pelanggan,” tutur Catherine.

Adapun terkait kinerja, manajemen GOTO menyebut Electrum akan menjadi salah satu kontributor pertumbuhan Grup GOTO.

Sementara itu, analis PT Samuel Sekuritas Indonesia Muhammad Farras Farhan menyebutkan, langkah besar itu akan mendorong percepatan penerimaan sepeda motor listrik secara lebih luas di masyarakat. Kehadiran pabrik baru ini menurut dia, juga berpotensi memenuhi kebutuhan motor listrik nasional yang ditargetkan oleh pemerintah akan mencapai 9 juta unit pada tahun 2030.

“Pabrik baru yang dibangun ini tentunya akan menguntungkan seluruh ekosistem GOTO karena akan mendukung inisiatif 2W EV saat ini (kemitraan dengan Gogoro dan Gesits). Dengan pasokan tambahan dari pabrik baru, Electrum dapat menjual 2W EV-nya dengan harga yang lebih rendah dan  memungkinkannya bersaing dengan merek seperti Volta, Alva, serta yang lainnya,” ujar Farras dalam risetnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 14 menit yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 6 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 6 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 7 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 7 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 8 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia