Jumat, 15 Mei 2026

Alfamidi (MIDI) Rights Issue Rp 1,24 Triliun, Alfamart (AMRT) Tak Ikut Eksekusi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
23 Jun 2023 | 14:55 WIB
BAGIKAN
PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) atau Alfamidi. (Ilustrasi/Perseroan)
PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) atau Alfamidi. (Ilustrasi/Perseroan)

JAKARTA, investor.id - PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI) atau Alfamidi akan melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD I) atau rights issue sebanyak-banyaknya 4.611.764.800 saham baru atau 13,79%.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, Jumat (23/6/2023), harga pelaksanaannya Rp 270/saham. Sehingga jumlah dana yang akan diterima Alfamidi melalui rights issue ini Rp 1,24 triliun.

Setiap pemegang 625 saham lama yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 7 Juli 2023 pukul 16:00 WIB berhak atas 100 HMTED. Di mana setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan Surat Pernyataan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)/SAT atau Alfamart tanggal 9 Juni 2023, SAT selaku pemegang saham utama perseroan dan pemegang saham sebanyak 25.775.473.000 saham atau mewakili 89,43% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan telah menyatakan tidak akan melaksanakan seluruh HMETD yang menjadi haknya dalam PMHMETD I.

Namun SAT akan mengalihkan HMETD yang dimiliknya kepada PT BCA Sekuritas selaku agen penjual untuk kemudian ditawarkan kepada investor untuk dilaksanakan guna meningkatkan kepemilikan publik dan memenuhi ketentuan minimum proporsi saham publik.

Sehubungan dengan hal tersebut, sebagai agen penjual, PT BCA Sekuritas bukan merupakan pihak yang berkomitmen untuk melaksanakan HMETD yang dibelinya dari SAT mengingat HMETD tersebut akan ditawarkan oleh PT BCA Sekuritas kepada investor lainnya guna memenuhi persyaratan kepemilikan publik oleh Alfamidi.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 5 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 5 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 6 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 6 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 7 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 7 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia