Jalan Goto Menuju Profitabilitas Tambah Berat Gara-gara TikTok Shop
JAKARTA, Investor.id – TikTok Shop terus memberikan ancaman ke pemain e-commerce lokal, termasuk PT Goto Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Hal ini diprediksi terus berlangsung hingga beberapa kuartal ke depan.
Kuartal I-2023, TikTok Indonesia menghasilkan GMV US$ 2,5 miliar, masih lebih rendah dibandingkan Goto US$ 4,2 miliar. Akan tetapi, basis pelanggan TikTok Shop ke depan bakal lebih besar. Sebab, perusahaan ini membidik konsumen menengah atas Tokopedia dari saat ini menengah ke bawah.
Tahun lalu, induk TikTok, ByteDance, menghasilkan EBITDa US$ 25 miliar, melampaui Grup Alibaba. Artinya, aksi TikTok membakar duit untuk menggenjot pertumbuhan dan pangsa pasar di Indonesia belum akan berhenti dalam waktu dekat.
“Kami akan terus mencermati bagaimana strategi TikTok Shop memengaruhi perubahan radikal industri e-commerce nasional,” tulis Sucor Sekuritas dalam laporan riset tentang Goto, dikutip Jumat (23/6/2023).
Sekuritas ini percaya, Goto masih memiliki ruang untuk memonetisasi bisnis, terutama dari kebijakan iklan Tokopedia dan bisnis pinjaman Goto Financial. Kuartal I-2023, take rate Tokopedia mencapai 3,6%.
Sucor Sekuritas memandang netral saham GOTO. Secara teknikal, support saham GOTO mencapai Rp 104-112, sedangkan resistance Rp 120-127.
“Kami prediksi jalan Goto untuk mencapai profitabilitas akan menghadapi tantangan di depan,” tulis sekuritas itu.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






