Kupon Mahal, BTN (BBTN) Absen Rilis Obligasi
Sumber Dana
Berdasarkan laporan likuiditas yang dirilis Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sumber dana non-dana pihak ketiga (DPK) industri perbankan meningkat sebesar 9,54% secara tahunan (year on year/yoy) pada Maret 2023, lebih rendah dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 9,72% (yoy). “Penurunan sumber dana non-DPK didorong oleh laju pertumbuhan DPK yang masih bisa mengikuti laju pertumbuhan kredit pada Maret 2023,” tulis LPS.
Hal ini tentunya berdampak pada likuiditas perbankan yang masih sangat memadai. Sumber dana non-DPK pada Maret 2023 dikontribusi dari penurunan pinjaman diterima sebesar Rp 5,93 triliun dibanding bulan sebelumnya, diikuti penurunan surat berharga yang diterbitkan sebesar Rp 3,61 triliun.
“Pendanaan non-DPK perbankan diperkirakan akan terus tumbuh sejalan dengan peningkatan kebutuhan penyaluran kredit. Peningkatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif sumber likuiditas perbankan untuk tetap menjaga kebutuhan likuiditas perbankan,” tulis LPS.
LPS juga menegaskan bahwa hingga saat ini kinerja perbankan masih menunjukkan tren positif dari sisi rentabilitas dan permodalan. Sehingga, perbankan masih memiliki ruang tambahan untuk mengakses ke pasar modal. Meskipun demikian, tren kenaikan suku bunga kebijakan global dan domestik saat ini perlu dicermati untuk memastikan biaya dana non-DPK tidak membebani neraca bank dalam jangka panjang.
Pergerakan suku bunga simpanan perbankan cenderung melandai ditengah kondisi likuiditas yang relatif longgar, rata- rata tingkat bunga deposito rupiah (22 daily moving average) seluruh bank naik 1 bps ke level 3,83% pada April 2023. Pada periode yang sama, suku bunga KBMI 3 menunjukkan kenaikan terbesar yaitu 3 bps ke level 3,63% kemudian diikuti oleh KBMI 1 yang naik 1 bps ke level 3,92%.
Sedangkan KBMI 4 menunjukkan penurunan 2 bps ke level 2,75%. Kenaikan suku bunga juga berlanjut pada suku bunga simpanan valuta asing, sejalan dengan kenaikan arah kebijakan suku bunga global. Suku bunga rata-rata seluruh bank valuta asing naik 5 bps ke level 1,57%, sementara suku bunga KBMI 3 terpantau naik paling tinggi yaitu 11 bps ke level 1,63%.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






