Harga CPO Pekan Lalu Rontok, Sepekan Ini?
JAKARTA, investor.id – Harga Crude Palm Oil (CPO) rontok. Mengingat tekanan besarnya sentimen negatif, mulai dari produksi yang meningkat hingga ekspor melemah. Lalu, bagaimana sepekan ini?
Berdasarkan data Bursa Malaysia Derivatives basis penutupan mingguan periode 17-24 Juni 2023, kontrak berjangka CPO untuk pengiriman Juli 2023 melemah 141 Ringgit Malaysia menjadi 3.644 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka pengiriman CPO untuk Agustus 2023 terkoreksi 137 Ringgit Malaysia menjadi 3.629 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO pengiriman September 2023 berkurang 123 Ringgit Malaysia menjadi 3.620 Ringgit Malaysia per ton. Pada Oktober 2023 merosot 120 Ringgit Malaysia menjadi 3.618 per ton.
Sementara itu, Kontrak berjangka CPO pengiriman November 2023 jatuh 112 Ringgit Malaysia menjadi 3.630 Ringgit Malaysia per ton. Serta, Desember 2023 turun 104 Ringgit Malaysia menjadi 3.644 Ringgit Malaysia per ton
Research & Development ICDX menjelaskan, tren pergerakan harga CPO sepekan ini akan dipengaruhi oleh perkembangan kondisi supply dan demand yang akan terjadi setelah negara
Malaysia telah mempertahankan pajak ekspor bulan Juli untuk minyak sawit mentah sebesar 8% dan menurunkan harga acuannya, sebuah surat edaran di situs Dewan Minyak Sawit Malaysia menunjukkan.
“Harga CPO sepekan ini diperkirakan akan bergerak pada support di zona 3.480 Ringgit Malaysia per ton dan resistance di zona 3.700 Ringgit Malaysia per ton,” ungkap Research & Development ICDX kepada Investor Daily, belum lama ini.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






