Jumat, 15 Mei 2026

Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Dapat Restu untuk Private Placement

Penulis : Muhammad Ghafur Fadillah
28 Jun 2023 | 18:23 WIB
BAGIKAN
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA). Ist
PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA). Ist

JAKARTA, investor.id - Emiten pengelola Hotel Alila dan Dialog, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mendapatkan persetujuan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.

Dalam aksi tersebut, BUVA akan menerbitkan saham baru sebanyak 12.573.477.346 saham dengan nilai nominal Rp 50 per saham atau setara dengan 64,86% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah pelaksanaan PMTHMETD.

PMTHMETD dilakukan dalam rangka konversi sebagian utang BUVA yang telah jatuh tempo kepada kreditur baru sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian penyelesaian utang. Perseroan dan kreditur baru telah menyepakati harga konversi sebesar Rp 60 per saham sehingga total PMTHMETD mencapai Rp 754,40 miliar.

ADVERTISEMENT

Dampak PMTHMETD bagi perseroan adalah berkurangnya liabilitas jangka pendek menjadi Rp 1,17 triliun dari sebelumnya Rp 1,98 triliun pada 2022. Ekuitas perseroan juga berbalik positif menjadi Rp 659,88 miliar setelah private placement dari sebelumnya negatif Rp 159,08 miliar.

Setelah PMTHMETD, pemegang saham lama perseroan akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya (dilusi) dalam jumlah sebesar 64,86%. Calon pengendali baru dalam rangka PMTHMETD adalah PT Nusantara Utama Investama (NUI) di mana setelah PMTHMETD, NUI akan menguasai 64,86% saham BUVA dan menjadi entitas pengendali.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 18 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 20 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 8 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia