Bukit Uluwatu Villa (BUVA) Dapat Restu untuk Private Placement
JAKARTA, investor.id - Emiten pengelola Hotel Alila dan Dialog, PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) mendapatkan persetujuan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement.
Dalam aksi tersebut, BUVA akan menerbitkan saham baru sebanyak 12.573.477.346 saham dengan nilai nominal Rp 50 per saham atau setara dengan 64,86% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah pelaksanaan PMTHMETD.
PMTHMETD dilakukan dalam rangka konversi sebagian utang BUVA yang telah jatuh tempo kepada kreditur baru sesuai dengan kesepakatan dalam perjanjian penyelesaian utang. Perseroan dan kreditur baru telah menyepakati harga konversi sebesar Rp 60 per saham sehingga total PMTHMETD mencapai Rp 754,40 miliar.
Dampak PMTHMETD bagi perseroan adalah berkurangnya liabilitas jangka pendek menjadi Rp 1,17 triliun dari sebelumnya Rp 1,98 triliun pada 2022. Ekuitas perseroan juga berbalik positif menjadi Rp 659,88 miliar setelah private placement dari sebelumnya negatif Rp 159,08 miliar.
Setelah PMTHMETD, pemegang saham lama perseroan akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya (dilusi) dalam jumlah sebesar 64,86%. Calon pengendali baru dalam rangka PMTHMETD adalah PT Nusantara Utama Investama (NUI) di mana setelah PMTHMETD, NUI akan menguasai 64,86% saham BUVA dan menjadi entitas pengendali.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now



