Jumat, 15 Mei 2026

Saatnya Beli! Saham PTBA Jauh di Bawah Target Sejumlah Analis 

Penulis : Parluhutan Situmorang
29 Jun 2023 | 16:52 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA). (Foto: Istimewa)
Ilustrasi PT Bukit Asam Tbk (PTBA). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, investor.id –  Harga saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) telah turun sebesar Rp 1.020 dalam dua hari transaksi di Bursa Efek Indonesia (BEI). Angka tersebut dihitung dari penurunan saham PTBA hingga auto reject bawah (ARB) dalam dua hari berturut-turut.

Berdasarkan data perdagangan BEI, saham PTBA turun hingga ARB Rp 550 (14,86%) menjadi Rp 3.150 pada Senin (26/6/2023). ARB kemudian berlanjut pada Selasa (27/6/2023) dengan pelemahan sebesar Rp 470 (14,92%) menjadi Rp 2.680.

Jika dibandingkan dengan potensi dividen yang bakal diraup sebesar Rp 1.090 per saham, maka keuntungan yang bisa didapat tersisa Rp 70 per saham. Perhitungan tersebut berdasarkan harga penutupan saham PTBA saat cum dividen level Rp 3.700 dengan harga penutupan pekan ini Rp 2.680.

ADVERTISEMENT

Apabila harga saham PTBA kembali melanjutkan pelemahan pada perdagangan awal pekan depan, maka investor bisa dibilang sudah masuk dalam dividend trap, yaitu kerugian akibat penurunan harga saham setelah cum dividen jauh besar dibandingkan dengan dividen yang didapatkan.

Bahkan, harga saham PTBA telah memasuki level terendah baru lebih dari satu tahun terakhir. Level Rp 2.680 sudah tercatat sebagai level terendah baru saham PTBA terhitung sejak 3 Januari 2022 atau hampir 1,5 tahun terakhir.

Lalu, bagaimana prospek saham PTBA ke depan? 

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 4 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 4 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 5 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Market 5 jam yang lalu

Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah

Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.
Market 6 jam yang lalu

Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo

Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.
Macroeconomy 6 jam yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia