Bukit Asam (PTBA) dan Golden Eagle (SMMT) Batal Akuisisi 2 Perusahaan Ini
Sebagai informasi, berdasarkan laporan tahunan PTBA 2022, PT IPC sahamnya sebanyak 51% dipegang oleh PTBA, sedangkan 49% dimiliki PT Mega Raya Kusuma.
Di mana Mega Raya Kusuma merupakan anak usaha dari PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT), emiten batu bara milik Peter Sondakh.
Secara terpisah, SMMT juga menyampaikan keterbukaan informasi terkait pengakhiran rencana akuisisi tersebut, yang pada intinya sama dengan yang diungkapkan PTBA.
Namun dijelaskan dampaknya terhadap SMMT. Direktur SMMT Iwan menyatakan, kejadian ini akan berdampak material terhadap laporan keuangan konsolidasian interim perseroan untuk periode yang berakhir pada 30 Juni 2023.
Dia menambahkan, PT IPC akan membukukan pendapatan lain-lain dari selisih pembayaran dengan nilai tercatat investasi PT IPC pada PT TPR dan PT MBH.
“Apabila menggunakan nilai tercatat investasi per posisi 31 Desember 2022, maka perkiraan pendapatan lain-lain PT IPC dari transaksi ini adalah sebesar US$ 11.484.710. Porsi yang menjadi hak perseroan adalah sekitar US$ 5.606.835 atau Rp 84 miliar menggunakan kurs Rp 15.000 per USD,” jelasnya.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia
Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi
KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.Saham-saham Penyangga Pasar
Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.Barisan Saham yang Bikin Investor Tekor Parah
Sebanyak 10 saham jadi penyebab investor tekor parah pada perdagangan pasar pekan ini. Harga sahamnya ambles dari 19% hingga 37%.Deretan Saham Pencetak Cuan Jumbo
Sejumlah saham mencetak cuan jumbo dan masuk daftar top gainers selama periode 11-13 Mei 2026.Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer
Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.Tag Terpopuler
Terpopuler





