Jumat, 15 Mei 2026

WIN Capital Garap IPO Saham 2 Emiten, Salah Satu Perusahaan Furnitur Ini

Penulis : Parluhutan Situmorang
3 Jul 2023 | 13:21 WIB
BAGIKAN
Direktur Utama HDK Richie Hartanto (kiri) dan CEO WIN Kapital Giovanni Marco (kanan)
Direktur Utama HDK Richie Hartanto (kiri) dan CEO WIN Kapital Giovanni Marco (kanan)

JAKARTA, Investor.id – WIN Capital membidik untuk membawa dua calon emiten melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham pada semester II tahun 2023.

CEO WIN Kapital Giovanni marco mengatakan, kedua emiten tersebut sudah memasuki tahap penyelesaian untuk melengkapi persyaratan kepada regulator. "Kita akan membawa dua calon emiten di bidang jasa interior dan pertanian tahun ini. Semua persyaratan kemungkinan tuntas pada kuartal III-2023," ungkap Gio di kantor WIN Kapital, di Jakarta, pekan lalu.

Dia mengatakan, WIN Capital tertarik mendorong perusahaan-perusahaan yang memiliki fundamental baik dan prospek bisnis yang bertumbuh untuk menggelar IPO saham. Seperti calon emiten PT Harta Djaya Karya (HDK) sebagai perusahaan jasa desain terpercaya dan mumpuni lebih dari 10 tahun. HDK juga dinilai handal dengan track record of clients yang bergengsi serta berhasil mencetak kenaikan nilai kontrak tertinggi dalam 3 tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, dia mengatakan, jasa HDK sangat dibutuhkan, karena setiap rumah pasti membutuhkan furnitur seperti meja, kursi, dan lemari. Siapa yang tidak membutuhkan mebel untuk melengkapi dan mempercantik rumah mupun kantor? Hampir setiap rumah dan kantor pasti membutuhkannya.

Dari sisi industri, dia mengatakan, furnitur Indonesia dan global secara keseluruhan terus menunjukkan proyeksi yang menjanjikan. Prospek industri furnitur global menurut World Furniture Account Federation diperkirakan akan tumbuh antara 6%-10% dengan nilai sebesar US$ 700 miliar. Dengan tingginya angka proyeksi tersebut, industri furnitur masih menjadi daya tarik untuk ekspor Indonesia dan mempunyai permintaan yang tinggi.

Sementara itu, Direktur Utama HDK Richie Hartanto mengatakan,nilai konstruksi proyek perkantoran pada tahun 2023 diperkirakan meningkat hingga 60% menjadi Rp 20,07 triliun, dibandingkan dengan tahun 2022 sebesar IDR 12 54 triliun. “Artinya industri ini masih bertumbuh,” terangnya.

Editor: Investor.id

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 9 menit yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 11 menit yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Harga Emas Perhiasan dan Emas Antam (ANTM) Bertahan

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari update harga emas perhiasan hingga harga emas Antam (ANTM) bertahan.
National 7 jam yang lalu

Menhut Antoni Ajak Pemimpin Dunia Perkuat Multilateralisme untuk Lindungi Hutan Dunia

Menhut RI Raja Juli Antoni ajak rimbawan dan pemimpin dunia perkuat multilteralisme dan soliditas untuk lestarikan dan lindungi hutan dunia.
National 7 jam yang lalu

KPK Dalami Aliran Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras ke Pegawai DJBC Ahmad Dedi

KPK terus mendalami aliran uang kepada pegawai DJBC Ahmad Dedi (Dedi Congor) yang diduga terkait pengurusan pita cukai rokok dan miras.
Market 8 jam yang lalu

Saham-saham Penyangga Pasar

Terdapat 10 saham paling berpengaruh terhadap pergerakan IHSG. Ada saham SMMA, BRMS, INCO, dan lain-lain.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia